Pengkhotbah

Perikop
Wahyu 20:7-15

Ringkasan Khotbah

Di Pasal 19 kita telah belajar bahwaTuhan Yesus sebagai Anak Allah menunggangi kuda putih datang dengan semua pasukan yang di Sorga. Semua orang di dalam Yesus mati, dibangkitkan dan kemudian mendatangkan kerajaan 1000 tahun. Tidak ada lagi kuasa-kuasa lain kecuali kuasa Yesus bersama umatNya. Kuasa dunia dan kuasa agama yang melawan Tuhan dihukum, dilemparkan kedalam lautan api. Tema kita kali ini di dalam Wahyu pasal 20 yaitu, “Kemenangan Terakhir” dapat disebut juga kerajaan Allah yang terakhir. Karena tema terbesar dan terpenting di dalam Perjanjian Baru adalah Kerajaan Sorga.

Tuhan Yesus pertama kali melayani, menyampaikan berita Sorgawi melalui Yohanes Pembaptis yang mengatakan, “Kerajaan Allah sudah dekat, bertobatlah dan percayalah”. Dan pada saat Tuhan Yesus ditanya, “Dimanakah kerajaan sorga itu dan apakah tanda-tandanya?”. Tuhan Yesus lalu menjawab, bahwa “Kerajaan sorga telah ada ditengah-tengah kamu”. Artinya kerajaan, kuasa, kedaulatan, otoritas serta keselamatan semua telah didatangkan oleh Mesias sejak pertama kali Ia datang ke dunia. Dan kedatanganNya yang kedua kali kelak, Mesias sebagai Anak Domba Allah menunggangi kuda putih mendatangkan kerajaan 1000 tahun, bagaimana kerajaan Allah yang terakhir akan datang sebagai penghakiman (ayat 7).

Tetapi meskipun kerajaan 1000 tahun akan datang, banyak manusia yang belum datang kepada Tuhan. Ini mengingatkan kita bagaimana bangsa Israel yang diselamatkan dari Mesir, dengan begitu hebat mukjizat Tuhan dibuat melalui Musa dengan tongkatnya. Dan pada saat tentara Israel menyerang Mesirpun, Tuhan membukakan jalan dengan membelah laut merah. Bagaimana Bangsa Israel mengalami begitu besarnya kuasa Allah, akan tetapi selama 40 tahun setiap bertemu dengan pergumulan mereka terus menerus bersungut-sungut, mengeluh atas kehidupan yang sedang mereka alami, mereka sampai melawan Tuhan dan mempersalahkan Musa. Bahkan pada saat bangsa Israel masuk kedalam fase kehidupan yang lebih aman, kebanyakan mereka lupa akan Kuasa Tuhan dan tidak datang kepada Tuhan dengan sungguh-sungguh.

Di dalam ayat 9, dijelaskan bahwa kuasa iblis menyerang perkemahan tentara orang kudus, tetapi dari langit datang pertolongan Allah yang menghanguskan kuasa kejahatan. Tentara orang kudus disini dimaksudkan dalam Perjanjian Baru ini adalah para orang percaya yang dikasihi oleh Allah yang sedang mengalami peperangan rohani, fisik antar gereja yang mengikut Iblis. Ini sesuai dengan nubuatan di Perjanjian Lama, dan perkataan Tuhan Yesus didalam Perjanjian Baru kitab Wahyu 8:7. Dan Tuhan Yesus juga menjelaskan siapa yang kelak akan layak masuk Sorga atau neraka didalam Matius 25:41. Ini semua akan terwujud, karena Firman Tuhan tidak akan jatuh ke tanah dengan sia-sia. Dari Kejadian Pasal 3 saat manusia jatuh ke dalam Dosa, Tuhan sudah memberikan jalan keselamatan dan digenapi dalam perjanjian Baru melalui kuasa salibNya. Dan dalam Wahyu pasal 20 ini berlatar belakang dari Kejadian 3:15, bagaimana rancangan Allah terjadi dengan kedatangan Yesus Sang Juru Selamat pertama kalinya, hingga bagaimana iblis dilemparkan kedalam lautan api sebagai lambang penghakiman Allah yang kekal (ayat 10).

Inilah Kemenangan Allah, kedatangan Kerajaan Allah yang terakhir telah menghakimi sumber dosa, sumber kejahatan di dunia dan segala macam yang melawan Tuhan. Di dalam ayat 11, Ada penglihatan dari Tuhan Yesus, yang dijelaskan oleh Yohanes Pembaptis bahwa ada dunia yang sudah dipersiapkan untuk dihakimi. Di dalam Yohanes 5:21-22, dijelaskan bahwa bagaimana ada Allah Bapa Yang Agung duduk di TahtaNya, dan kuasa penghakiman diserahkan kepada Allah Anak, yaitu Tuhan Yesus Kristus. Maka pengertian kita sekarang lebih jelas dengan dikuatkan oleh FirmanNya. Beginilah penghakiman terakhir terjadi (ayat 11b) dan bagaimana kelak orang-orang yang namanya tidak tertulis di dalam kitab kehidupan diadili, dihakimi, dilemparkan kedalam lautan api (ayat 15), dan dikuatkan oleh FirmanNya juga di dalam Matius 16:27 bagaimana kelak Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya. Hingga nanti setelah semuanya selesai dihakimi akan ada langit dan bumi yang baru.

Kita diingatkan dalam Wahyu 14:13a, “Berbahagialah orang-orang mati yang mati dalam Tuhan, sejak sekarang ini…”, karena ada namanya di dalam kitab kehidupan. Rasul Paulus pun mengatakan, meskipun begitu berat di dunia melayaniNya, kelak inilah yang akan menjadi kebanggaan kita dihadapan Tuhan Yesus (Filipi 2:16). Maka begitu indahnya kedatangan Kerajaan Allah yang terakhir menyelesaikan dunia bagi umat Allah. Seperti bagaimana Musa yang namanya tercantum di dalam kitab kehidupan, berdoa akan kerinduannya terhadap keselamatan umat Israel (Keluaran 32:32). Seperti juga Murid-murid Tuhan Yesus, begitu juga orang-orang yang telah berjuang didalam pekabaran injil (Filipi 4:3) yang namanya tercantum di Sorga. Kemudian juga ditegaskan dalam Wahyu 3:5, kepada setiap orang yang bertobat dan percaya akan dibenarkan dihadapan Tuhan, semoga kita juga bagian dari orang-orang yang namanya tercantum di dalam kitab kehidupan. Amen!