Kumpulan Khotbah

Pdm. Sujarwo
23 September 2018

Hidup Sesuai dengan Kabar Sukacita

(Filipi 1: 27-30)

Zaman sekarang adalah zaman humanis dan atoposentris dimana manusia berfokus pada dirinya sendiri serta bangga hidup mandiri tanpa Tuhan sehingga merasa tidak butuh Tuhan bahkan menjadikan diri sebagai Tuhan. Segala sesuatu yang tidak sesuai, ditolak. Bagaimanakah respons kita yang hidup di tengah zaman ini? Apakah hidup kita sesuai dengan kabar sukacita, dan mencerminkan identitas seorang kristen yang sejati yang telah menerima anugerah kesalamatan dari Kristus? Ada 3 pokok yang dapat kita pelajari sehubungan dengan tema khotbah hari ini: ❶ Hidup Berpadanan Injil, hidup berpadanan dengan injil adalah inti dari ayat 27-30. Berpadanan dalam bahasa Yunani axios artinya layak (worthy). Maka sebagai orang yang telah menerima Injil atau dilahirbarukan maka hidup kita harus menghidupi Injil sehingga hidup kita berbeda dengan orang yang belum menerima kabar sukacita tersebut, dan orang-orang dapat membaca Injil dari sikap hidup dan karakter kita. Kata hidup dalam bahasa Yunani, politeomai artinya adalah pola hidup yang sesuai dengan susunan atau tatanan tertentu, biasa digunakan merujuk pada kehidupan seorang warga negara dalam keikutsertaannya dalam pemerintahan dalam segala peraturan dan kebajikan yang perlu diperbuat. Sebagaimana gaya hidup warga romawi berbeda dengan seorang budak maka kita harus hidup sesuai status kita sebagai orang yang telah ditebus dan menerima Injil sehingga memberi dampak pada orang di sekeliling kita. Kita tidak boleh puas hanya dengan status sebagai orang kristen, tiap minggu ke gereja dan sebagainya, namun tidak memberi dampak baik pada orang sekitar kita dalam kehidupan sehari-hari melalui Injil yang kita dengar dan renungkan. ❷ Hidup Beriman kepada Kristus, iman bukanlah slogan semata namun seperti yang diingatkan Paulus, kita perlu teguh berdiri dalam satu roh, dan sehati sejiwa berjuan