Pengkhotbah

Perikop
1 Samuel 7:2-14

Ringkasan Khotbah

“Tujukanlah hatimu kepada Tuhan dan beribadalah kepadaNya”, inilah nasihat Samuel kepada bangsa Israel. Umat Israel ditantang untuk bertobat kepada Tuhan dari lubuk hati mereka. Perikop ini mengingatkan kita untuk berespons kepada Allah, tetap setia dijalan Tuhan dan menjaga kehidupan yang berkenan kepada-Nya. Perilaku manusia seringkali salah arah dan berpaling dari pada-Nya. Kita perlu mengetahui jalan sesungguhnya menuju kepada tujuan yang Tuhan tetapkan. Dalam setiap ritual ditahun 2015 ini kita ditantang supaya hati kita cenderung memuliakan Tuhan juga motivasi dan tujuan Ibadah, sehingga kekristenan kita menjadi berarti. Umat Israel sendiri menyadari bahwa Allah YHWH adalah Allah yang menyelamatkan.

Ayat 2. Mereka mengeluh kepada Tuhan dengan berkabung karena dosa dan penderitaan  yang mereka alami. Alkitab mencatat, dosa tidak pernah menghasilkan kebahagiaan melainkan penderitaan, dosa mendatangkan duka dan keluhan. Pusat pengajaran Kriten: tidak boleh mengabaikan hal kekudusan.

Kesedihan / keluhan sejati menghasilkan pertobatan. Dengan keluhan sejati kita dapat dibangun dan diarahkan dengan sungguh kepada Tuhan. Hidup bagi Allah mendatangkan damai sejahtera, hidup bagi dosa mendatangkan keluhan dan penderitaan. Allah membiarkan umat Israel berada dalam penderitaan karena melawan kekudusan.

Ayat 3. Tuntutan bertobat. Samuel tampil dan berseru supaya bangsa israel mau bertobat. Inilah prinsip kekristenan: bertobatl kepada Tuhan.

Ayat 4-6. Beribadah. Umat Israel menerapkan 2 agama, mereka tidak berfokus kepada Tuhan, tetapi Alkitab menekankan Ibadah itu hanya satu, tidak boleh menganut faham lain, Tuhan tidak mau diduakan. Samuel mendoakan umat Israel dan mengadakan ritual Ibadah berdoa dan merendahkan diri dihadapan Sang Pencipta.

Ayat 8. Berseru kepada Tuhan. Karena umat Israel merasa belum layak berdoa kepada Tuhan akibat dari dosa mereka, Samuel berdoa menyatukan umat Israel kepada tujuan yang sama yaitu hidup bersandar bergantung sepenuhnya kepada Tuhan dan mengakui dosa mereka. Dengan pengakuan seseorang teruji kejujurannya, jujur kepada Tuhan. Orang Kristen perlu belajar jangan berdalih. 2 Samuel 12:13, Daud berkata,’ aku sudah berdosa kepada Tuhan’. Daud betul betul menyesali perbuatannya, dia berdoa dan berpuasa. Kita perlu belajar seperti Daud, reaksi yang benar terhadap dosa ialah bertobat dengan sungguh, menghampiri Tuhan untuk menerima pengampunan, kasih karunia dan kemurahanNya.

Ayat 9. Allah berkenan pada doa Samuel.

Ayat 12. Mengandalkan Tuhan. Samuel mendirikan tugu yang dinamai Eben Haezer (Batu Pertolongan). Janji Tuhan ada kemenangan. Tahun 2015, pandanglah kepada Tuhan tunjukanlah hati yang sudah dibaharui, apapun yang kita dapat, kemenangan berasal dari Tuhan. Marilah kita berinventasi didalam Allah, jangan ada hal hal lain yang kita layani, datanglah kepada Tuhan.