Pengkhotbah

Perikop
Yesaya 9:5

Ringkasan Khotbah

Kita patut bersyukur kepada Tuhan karena tahun ini kita boleh merayakan natal di tengah-tengah kota Tokyo, hari ini kita mau merenungkan makna kedatangan Tuhan Yesus dalam Firman Tuhan. Dalam 4 kitab Injil dijelaskan mengenai kedatangan Tuhan Yesus ini, dan di Perjanjian Lama juga dijelaskan tentang Mesias yang akan datang. Melalui pembacaan di Yes 9:5, Allah menyampaikan melalui nabi Yesaya sekitar 700 tahun sebelumnya akan kelahiran atau kedatangan Tuhan Yesus ini. Disebutkan “Sebab seorang anak lahir untuk kita….” Secara tata bahasa hal ini memang sangat membingungkan karena dituliskan 700 tahun sebelumnya. Apakah Alkitab salah akan hal ini? Tentu tidak, disini dijelaskan akan nubuatan pada masa lampau akan kelahiran seorang juruselamat, yaitu Mesias.

Siapakah Mesias itu? Di Jepang ada istilah bahwa sebuah nama menerangkan akan orangnya. Di sini Mesias disebut sebagai ❶ Penasehat Ajaib, waktu Yesaya mendapatkan pewahyuan ini, Israel berada dalam kondisi perang. Pada masa perang sangat diperlukan seorang penasehat. Amsal 15:22 “Rancangan gagal kalau tidak ada pertimbangan…”, surat ini ditulis oleh Raja Sulaiman (Salomo) yang penuh dengan hikmat. Tetapi anaknya Rehabeam tidak menuruti ayahnya, dan hanya mengandalkan para penasehat muda yang mendukungnya, sehingga akhirnya rakyat dibebani dengan pajak yang tinggi dan Israel terpecah menjadi Israel Utara dan Israel Selatan (Yehuda). Bagian utara diambil oleh bangsa Asyur dan selatan menjadi tawanan bangsa Babel. Maka Yesaya berkata bahwa Mesias adalah Penasehat Ajaib, mengapa “Ajaib”, karena Ia penasehat yang memiliki kuasa. Yoh 15:16 berkata “Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Aku yang memilih kamu…”, Tuhan Yesus telah memilih kita dan menjadi jalan kebenaran dan hidup bagi orang2 yang mau percaya kepadaNya, dan apa saja yang kita pinta kepada Bapa akan dikabulkanNya. Orang Kristen yang sudah sungguh percaya kepada Kristus perlu mempunyai pernyataan bahwa saya memiliki seorang penasehat ajaib yaitu Yesus Kristus. ❷ Allah yang perkasa, dimaksudkan bahwa Allah yang maha perkasa, Kej 1-2 Allah yang menciptakan dunia, Dia mampu mengadakan sesuatu dari tidak ada menjadi ada. Dia berkuasa mengadakan mujizat yang pertama yaitu air menjadi anggur pada perkawinan di Kana (Yoh 2). Israel mengakui akan kemahakuasaan dan keperkasaan Tuhan saat mereka ditolong untuk melewati laut merah dari kejaran tentara Mesir. Yesus menolong murid-muridnya ditengah angin sakal dengan berjalan di atas air. Tuhan menjanjikan pemulihan perekonomian bagi orang yang percaya kepada Yesus Kristus saat mereka mau menjalankan kehendak Tuhan dalam memberikan perpuluhan; “maka Ia akan membukakan tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat sampai berkelimpahan” Mal 3:10.Dalam pelayanannya di tepi danau Tiberias, Allah berkuasa membebaskan seseorang dari kuasa jahat. Kisah lain saat orang lumpuh disembuhkan, Tuhan berkata bahwa dosamu diampuni, hal ini menunjukkan bahwa Mesias sebagai Allah perkasa mampu mengampuni dosa. Rasul Petrus dalam 1 Pet 2:24-25 mengatakan “Ia sendiri telah memikul dosa kita…”. ❸ Bapa yang kekal, Kristus Yesus itu sendiri yang telah bangkit dan naik ke surga, Ibr 13:8 “Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya”. Arti Bapa selain sebagai seorang ayah, dapat juga diartikan sebagai pendiri, pemulai. Tuhan Yesuslah yang pertama bangkit dari antara orang mati, naik ke surga dan hidup kekal selamanya. Yoh 11:25 “Allah adalah kebangkitan dan hidup”; Roma 5:21 “hidup kekal dalam Yesus Kristus bagi orang yang percaya”. Setiap orang berpikir untuk memperoleh hidup yang kekal, namun hanya satu jalan yang bisa memberikan jaminan akan hidup yang kekal di dalam surga, yaitu hanya dalam Kristus Yesus. ❹ Raja damai, dalam nubuatan bangsa Israel, Mesias lebih banyak digambarkan sebagai raja yang berkuasa yang mampu mengalahkan Asyur, Babel dan melepaskan dari bangsa Roma, sehingga disebut sebagai Raja Damai. Zak 9:9, Raja Damai yang mengendarai seekor keledai, keledai menggambarkan sebuah kesederhanaan, lemah lembut dan kedamaian. Roma 4:25-5:1, Yesus sebagai Raja Damai memberikan kedamaian kepada umatnya, damai sejahtera yang diberikanNya berbeda dengan apa yang diberikan oleh dunia. Kita yang telah percaya kepada Kristus telah memiliki damai sejahtera yang terus mengalir dalam hidup kita. Marilah di moment natal ini kita mau mengakui bahwa kita telah menerima Kristus dalam hidup kita.