Ringkasan Khotbah

Ketidakmengertian orang percaya tentang Roh Kudus yang tercantum dalam firman Tuhan membuat banyak kekacauan di antara gereja. Karena itu kita perlu mengerti dengan benar mengenai hal ini. Pekerjaan Roh Kudus mengenai firman Tuhan ada dua dimensi:
1.    2 Timotius 3:16: segala tulisan firman Allah diilhamkan dan diinspirasikan oleh Allah melalui Roh Kudus. Roh Kudus memimpin 40 penulis Alkitab supaya mereka menulis segala tulisan Alkitab tanpa kesalahan sesuai dengan kehendak Allah.
2.    Yohanes 16:13: Roh kebenaran akan memimpin orang percaya ke dalam seluruh kebenaran, yaitu pengertian tentang kebenaran firman Tuhan dan Allah. 1 Korintus 2:10,12: Roh Allah yaitu Roh Kuduslah yang menerangkan rahasia-rahasia tentang Allah. Tanpa pertolongan Roh Kudus, kita tidak dapat mengerti firman Tuhan yang kita baca.

Ada dua dimensi tentang tujuan Roh Kudus:
1.    Pekerjaan Roh Kudus yang bertujuan ke seluruh dunia kepada orang yang tidak percaya. Sejak sebelum dunia berbentuk, Roh Kudus sudah menaungi dan melindungi (Kejadian 1:2) dan walaupun dunia sudah jatuh ke dalam dosa dan begitu dikuasai oleh iblis tetapi ada satu kuasa yang lebih kuat yang menahan yaitu kuasa Tuhan Yesus yang tertinggi yang dinyatakan melalui Roh Kudus (2 Tesalonika 2:6-7). Karena ada anugerah Roh Kudus secara umum inilah maka ada nilai-nilai kebaikan di dunia ini, dan ada orang-orang yang baik walaupun bukan orang percaya. Tetapi semua kebaikan ini tidak mengenalkan hidup yang kekal, pengampunan dosa dan keselamatan yang kekal.
2.    Pekerjaan Roh Kudus secara khusus kepada umat-Nya. Dalam Perjanjian Lama digambarkan bahwa Roh Allah ada di tengah-tengah umat-Nya menolong mereka mentaati Allah (Yehezkiel 36:27, 39:29). Di Perjanjian Baru dijelaskan bahwa tidak ada orang yang sanggup mengaku Yesus adalah Tuhan tanpa pertolongan Roh Kudus (1 Korintus 12:2). Jemaat mula-mula dapat terus berkembang dan Injil dapat tersebar karena Roh Kudus yang terus memimpin, melindungi dan menghibur mereka (Kisah Para Rasul 9:31). Yohanes 16:8: Kalau Roh Kudus, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman.

Kepenuhan Roh Kudus terjadi bukan hanya saat Pentakosta tetapi berkali-kali (Yohanes 20:20; Kisah Para Rasul 2:4, 4:31, 10:1-48, 19:6). Tetapi intinya yaitu saat Roh Kudus turun maka orang percaya akan menerima kuasa untuk menjadi saksi tentang Tuhan Yesus kepada bangsa-bangsa (Kis 1:8, Kis 2:1-13). Penekanan yang tidak benar mengenai tanda yang menyertai kepenuhan Roh Kudus yaitu tentang bahasa roh menimbulkan kekacauan dan perbedaan di antara gereja-gereja. Bahasa berbagai bangsa yang digunakan para orang percaya untuk bersaksi saat kepenuhan Roh Kudus dalam Kisah Para Rasul tidak boleh dicampur dengan bahasa roh dalam 1 Korintus 12 dan 14 yang disebut bahasa pujian dan doa roh.

Roh Kudus turun berulang kali supaya murid-murid dan jemaat yang sudah percaya tetapi belum bisa bersaksi dapat berani bersaksi. Kita pun sebagai orang percaya perlu berdoa meminta kepada Tuhan agar kita dipenuhi Roh Kudus setiap hari sebelum memulai setiap kegiatan kita.

(AS/05/10)