Pengkhotbah

Perikop
Roma 8:7-11

Ringkasan Khotbah

Dalam ayat 9-11, 3 kali disebut Roh Kudus diam dalam kamu. Ini menunjukkan penekanan lebih. Biasanya Paulus suka menekankan sesuatu dengan cara perbandingan. Misalnya untuk menjelaskan kedewasaan rohani, diperbandingkan dengan anak-anak. Orang yang hidup dalam roh ditekankan dengan membandingkan dengan orang yang dalam daging.

Daging memiliki beberapa arti dalam Alkitab. Selain adalah tubuh manusia, arti lainnya adalah sifat dosa. Dan ada lagi sifat atau tabiat tanpa Kristus. Ada 3 sifat orang dalam daging:

1. Berseteru dengan Allah(ayat 7). Artinya bermusuhan dengan Allah. Sejak manusia jatuh dengan dosa, manusia bukan hanya mati saja, tapi berseteru dengan Allah. Waktu dosa masuk, sifat manusia dibengkokkan. Adam yang awalnya bertanggung jawab, akhirnya dia menyalahkan Tuhan dan Hawa. Bangsa Israel diselamatkan dengan cara yang dahsyat, tapi saat Musa dipanggil beberapa lama menghadap Allah di puncak gunung Sinai, bangsa Israel tidak tahan dan meminta Harun membuat patung anak lembu. Pemikiran manusia dibengkokkan oleh dosa, sehingga tabiat manusia tidak mengerti Allah.

2. Tidak takluk kepada hukum Allah. Manusia tidak bisa mengerti tentang Tuhan, akhirnya memikirkan diri sendiri saja, ingin hidup bebas. Tapi yang terjadi adalah kekacauan (Gal 5:19-21).

3. Tidak mungkin berkenan kepada Allah, diterima Allah. Dalam terjemahan Inggris, can not be acceptable.

Dari ayat 9 disebutkan tabiat orang yang hidup dalam Roh. Jika orang yang hidup dalam Roh, Roh Allah diam di dalamnya. Siapakah yang hidup dalam hidup dalam Roh, dan punya Roh Kristus? Dari ayat 9 disebutkan: kamu. Itu artinya jemaat yang di Roma. Bukan orang yang mendapat mukjizat dll. Kita tidak bisa mengukur ke-Kristenan orang dari luar. Tetapi orang hidup dalam Roh sejak Roh Allah diam di dalamnya.

Saat Yesus pertama kali memberitakan kerajaan Allah Yesus berkata: bertobatlah, Kerajaan Allah telah datang. Saat hari Pentakosta, banyak orang mendengar para rasul, dan Petrus berkata: bertobatlah (Kis 2:38). Kita menjadi pengikut Kristus sejak kita mengaku dalam mulut, dan percaya dalam hati (Roma 10:9). Menurut Firman Tuhan, manusia bersifat daging, tidak mungkin datang pada Tuhan. Maka Tuhan memilih umatnya, dan Tuhan mengutus Roh Kudus. Tuhan Yesus berkata, Roh Kebenaran akan datang, menginsafkan, menyadarkan dunia akan dosa kebenaran dan penghakiman (Yoh 16:23). Maka Roh Kudus datang pada orang yang dipanggil oleh Allah supaya menyadari akan arti dosa. Satu orang pun tidak mungkin mengaku Yesus adalah Tuhan selain dibantu oleh Roh Kudus (Kor 15:23). Manusia menyadari dosa karena Roh Kudus yang menyadarkan. Dan Roh kudus yang membantu kita untuk mengaku bahwa Yesus adalah Tuhan. Inilah yang disebut orang yang hidup dalam Roh.

Sejak kapan seseorang didiami oleh Roh kudus? Yaitu sejak dia menyadari dosa, menyadari Yesus datang untuknya, mengakui bahwa Yesus adalah Tuhan, dan menerima baptis sebagai tandanya. Roh disebut Roh Allah, Roh Kudus, Roh Kristus.  Roh Kudus diutus oleh Bapa (Yoh 14:16-17). Dalam Yoh 15:26 Tuhan Yesus yang mengutus, sehingga disebut Roh Kristus. Fungsi Roh Kudus secara prinsipil adalah penghubung, sebagai jembatan Allah Bapa, Allah Anak, kepada kita. Roh Kuduslah yang menerangkan bagaimana Allah itu. Roh Kuduslah yang memperkenalkan Allah sebagai pencipta alam. Roh Kudus juga yang menerangkan Yesus adalah Anak Allah.

Orang yang ada di dalam roh, di dalamnya ada Roh Allah, Roh Kristus, Roh Kudus. Dulu rohnya sudah mati, tetapi dihidupkan lagi oleh Kristus (Ef 2:1-5). Kita sekarang hidup dalam tubuh fana, mudah capek. Tapi Roh yang diam dalam kita menghidupkan, dan ada buahnya(Gal 5:22). Kita tidak bisa melawan dosa dengan daging, tapi Roh yang ada dalam kita yang memberikan kekuatan. Marilah kita hidup oleh Roh, dan marilah kita mau hidup kita juga dipimpin oleh Roh.