Ringkasan Khotbah

Tuhan Yesus setelah bangkit selama 40 hari menampakkan diri sambil menyampaikan amanat agung beserta tanda-tanda dan janji-janji. Janji Tuhan Yesus terjadi pada hari Pentakosta, Roh Kudus turun atas murid-murid dan baru mereka mulai bersaksi. Mulailah masa baru dimana berita keselamatan disampaikan bukan melalui orang Israel tetapi melalui orang percaya yang disebut tubuh Kristus. Masa ini disebut masa gereja atau masa Roh Kudus bekerja. Hari pentakosta ini dalam perjanjian lama disebut hariNya Tuhan, mulainya hari-hari terakhir yang akan menuju ke kesudahannya.

Kejadian inti di hari Pentakosta, yaitu murid-murid dipenuhi Roh Kudus dan mereka berkata-kata dalam bahasa lain (2:1-4). Tetapi ada tuduhan bahwa mereka mabuk. Di situlah Petrus mulai bersaksi. Jam 9 adalah jam berdoa bagi orang Yahudi, dan kebiasaan mereka tidak makan sampai doa jam 9 pagi itu, jadi tidak mungkin mereka mabuk. Kemudian Petrus mengutip nubuatan dalam kitab Yoel, dan mengatakan hari itu nubuatan itu terwujud. Nubuatan asli dan kutipan Petrus (ay 17-22) ada sedikit perbedaan, ada ditambahkan 5-6 kata, maksudnya ingin menekankan. Perbedaan-perbedaan tersebut adalah:

  1. Akan terjadi hari-hari “terakhir”

Istilah hari-hari terakhir dalam Perjanjian Baru berarti hari Tuhan. Hari Tuhan, hari terakhir, selalu menuju kepada kedatangan Mesias. Mesias datang maka masuk ke era baru. Waktu anugerah, hari keselamatan. Roh Kudus dicurahkan. Ini bukan konsep baru, sejak Perjanjian Lama sudah dinubuatkan (Yes 59:19-21, Yeh 36:26-27). Dalam Perjanjian Lama Roh Kudus turun kepada orang-orang tertentu dalam situasi khusus (Simson, Daud, nabi-nabi). Dalam Perjanjian Baru Roh Kudus turun kepada semua orang percaya. Nubuatan, penglihaan, mimpi adalah cara Tuhan menyatakan DiriNya dalam Perjanjian Lama. Nubuatan-nubuatan sudah dilengkapi dalam Alkitab, maka di jaman Perjanjian Baru Roh Kudus bekerja di atas gereja memberi kuasa untuk bersaksi. Maka tidak boleh kita menambahkan atau mengurangi kepada Alkitab ini (Ul 4:2, 2 Ptr 1:20-21).

  1. Juga ke atas hamba-hambaKu (ay 18)

Mengapa ditambahkan hamba-hambaKu? Dalam ayat 17 dikatakan Roh Kudus akan dicurahkan ke atas semua orang. Ini bisa mengakibatkan salah tangkap, yang dipenuhi Roh Kudus hanyalah murid-murid Kristus dan orang-orang yang percaya.

  1. Dan mereka akan bernubuat (ay 18)

Kata nubuat diulang sekali lagi. Murid-murid Kristus, sebelum menerima Kristus sudah percaya, sudah beribadah menyembah Tuhan tapi belum berani bersaksi. Setelah Roh Kudus turunlah baru mereka mulai bersaksi. Inilah maksud nubuat. Mereka yang percaya dan dijamah Roh Kudus tidak akan bisa diam tapi akan bersaksi.

  1. Mujizat-mujizat di atas dan tanda-tanda di bawah (ay 19)

Aslinya hanya mujizat-mujizat di langit dan tanda-tanda di bumi. Petrus menambahkan atas dan bawah, lebih jelas daripada hanya langit atau bumi, yaitu di atas dan di bawah manusia. Ini menunjuk kepada mujizat-mujizat yang akan terjadi pada masa terakhir dari hari-hari terakhir, yaitu mengenai kesudahannya seperti yang dijelaskan Yesus (Mat 24:29-33) maupun Petrus (2 Ptr 3:10).

Intisari janji Tuhan ialah barangsiapa berseru kepada nama Tuhan akan diselamatkan (ay 21). Siapa yang berseru kepada Tuhan akan menerima Roh Kudus dan bertobat. Petrus menyerukan agar mereka bertobat (ay 38). Yesus berjanji barangsiapa haus percaya kepada Yesus akan mendapatkan air hidup (Yoh 7:37-39). Itulah Roh Kudus. Syarat mendapatkan Roh Kudus adalah bertobat, berseru kepada Tuhan. Ada macam-macam tanda tapi yang pentingnya Roh Kudus datang dalam hati kita dan memberi pertobatan.

Apa yang terjadi bila kita dipenuhi Roh Kudus secara pribadi? Kita akan menyembah Tuhan (Ef 5:18-19). Dimana ada Roh ada kebebasan untuk menyembah Tuhan, memandang kemuliaan Allah, dan kita akan menjadi serupa dengan Allah (2 Kor 3:17-18). Hidup di dalam Firman, hidup menurut kehendak Allah, menyembah Tuhan dan bersaksi.

Kita sudah hidup di masa baru, hari-hari terakhir, siapa yang berseru kepada Tuhan akan dipenuhi Roh Kudus, bertobat, kita akan bisa menyembah Tuhan, hidup di dalam Firman dan bersaksi.