Pengkhotbah

Perikop
Mazmur 32

Ringkasan Khotbah

Berkat pengampunan Allah adalah sukacita sejati, berkat dan pengampunan Tuhan diberikan bukan karena seseorang itu layak dan bukan hasil usaha seseorang, tetapi itu adalah kasih karunia Tuhan. Sukacita ada pada orang berdosa karena Tuhan telah mengampuni dia, Allah mengampuni pelanggaran, pemberontakan terhadap otoritas Allah yang sah dan Allah tidak lagi memperhitungkan kesalahan, Dia mengampuni dosa kita. Dalam Imamat 16:10, mengacu kepada bangsa Israel yang melakukan pelanggaran, kambing jantan yang dikorbankan melambangkan kematian Yesus Kristus sebagai korban pengganti orang berdosa yang harus dihukum karena dosa-dosa mereka. Akuilah secara jujur dosa kita dihadapan-Nya, ketika kita mengakui dosa tersebut, maka Tuhan akan mengampuni kita. Sebagai orang yang telah lahir baru, kita bahagia karena diampuni.

Ketika Daud berbuat dosa (2 Samuel 11-12) dan belum membereskannya, dia merasa tertindih beban yang sangat berat, tulang-tulang yang lesu dan sumsum yang kering menggambarkan ketidakberdayaannya dan keletihan jiwanya. Sikap orang yang tidak mau merendahkan diri dan tidak mau mengaku dan bertobat akan mengalami hal yang menyedihkan, akan kehilangan hal-hal yang paling berharga dalam hidupnya, kesehatan, ketenangan pikiran, kebahagiaan. Allah memberikan kesempatan kepada Daud untuk bertobat dan dia membereskan dosanya dihadapan Tuhan, dia mengakui segala dosa yang telah diperbuatnya dan Allah mengampuninya (ayat 3-7). Pengakuan adalah cara memperoleh berkat sukacita dari Allah.

Allah mengetahui segala sesuatu yang kita lakukan. Peringatan tentang bahaya dosa, kita harus waspada, mawas diri karena banyak strategi iblis menggoda kita, hanya melalui persekutuan pribadi dengan Tuhan kita dapat membentengi hidup kita.

Bersukacitalah (ayat 5-11), menunjukkan sukacita yang melibatkan seluruh hati dan jiwa, sebuah sukacita yang mendalam. Bersorak-soraklah, menggambarkan sukacita yang diberikan ekspresi antusias, sebuah panggilan untuk memuji Allah dengan bernyanyi atau berteriak. Ke arah manapun memandang, kita akan melihat kesempatan untuk bersukacita dan memuji Tuhan, dan menggugah orang lain dengan sukacita agar merekapun dapat melihat bahwa hidup bersekutu dengan Tuhan adalah hidup yang paling menyenangkan dan penuh penghiburan. Hanya orang yang sudah dipulihkan hubungannya dengan Tuhan yang akan merasakan damai sejahtera yang sesungguhnya. Pengampunan bukan suatu transaksi semata, pengampunan mengubahkan gaya hidup seseorang, kita perlu pengampunan. Jika kita mau percaya dan tetap dekat pada-Nya maka kita akan dikelilingi-Nya dengan kasih setia, tidak ada kejahatan nyata yang akan menerobos sebab kasih setia Tuhan akan menjaga kita. Mohonlah pengampunan-Nya, Tuhan akan mengampuni dosa kita yang sungguh-sungguh bertobat