Kumpulan Khotbah

14 Juli 2013

Keluarga Yang Setia Dalam Berbagai Kebajikan (2)

(Kisah Para Rasul 18:3)

Pada kotbah sebelumnya, kita sudah merenungkan kehidupan Akwila dan Priskila. Akwila dan Priskila adalah sepasang suami-istri Kristen yang memiliki kedewasaan rohani. Dengan rendah hati mereka menegur Apolos yang berkotbah dengan berapi-api namun dengan pemahaman teologi yang belum lengkap. Akwila dan Priskila juga setia dalam mendukung pelayanan Paulus. Selain itu, mereka juga mengundang dan mempersilahkan orang-orang untuk beribadah di hadapan Tuhan di kediaman mereka, entah di Roma maupun di Asia Kecil.

7 Juli 2013

Istri Bijak vs Suami Kasar

(1 Samuel 25:2-43)

Sebagai keluarga Kristiani kita patut menikmati waktu yang Tuhan berikan dengan kehidupan yang bernilai kekekalan, belajar untuk mengenal pasangan kita, saling menghargai dan menyadari kekurangan masing masing. Mari kita melihat kehidupan suami istri yang sangat bertolak belakang, Abigail sebagai istri yang bijak sedangkan suaminya Nabal berwatak sangat kasar dan jahat.

30 Juni 2013

Yehuda Yang Bejat

(Kejadian 38:1-19)

Allah kita tidak pernah berubah karena perubahan sikap umat pilihan-Nya, misalnya: Abraham yang gagal karena menggauli Hagar, menipu status Sara menjadi adiknya di Mesir, tetap dipilih Tuhan sebagai Bapa orang beriman; Ishak yang gagal menjadi ayah yang baik pun tetap dipilih Tuhan sebagai pewaris perjanjian Allah; Yakub yang menipu kakaknya untuk merampas hak kesulungan juga tetap dipilih Allah.

23 Juni 2013

Pemilihan Allah Yang Ajaib

(Kejadian 25:19-34)

Siapa yang dapat memahami pikiran Allah? Kita sendiri saja tidak dapat memahami pikiran sesama. Roma 9:11-15 menulis kita dipilih bukan berdasarkan perbuatan tetapi berdasarkan panggilanNya. Perikop ini juga menulis seolah-olah Allah tidak adil. Mustahil! Ia adalah Pribadi yang adil.

16 Juni 2013

Iman Abraham Sebagai Bapa Orang Beriman

(Ibrani 11:8-19)

Hari ini kita memperingati Hari Bapak Internasional. Dan kita mau belajar mengenai iman dari Abraham yang disebut Bapak Orang Beriman. Kisah mengenai Abraham ditulis dalam Kitab Kejadian dalam 13 pasal, di surat Ibrani diringkas dalam 11 ayat, yaitu dari sisi iman Abraham.

9 Juni 2013

Keluarga Yang Setia Dalam Berbagai Kebajikan

(Kisah Para Rasul 18:1-2)

Kita sudah merenungan Firman Tuhan mengenai pribadi-pribadi yang setia melakukan berbagai kebajikan bulan Januari hingga April 2013. Dari Mei hingga Agustus, kita sudah dan akan merenungkan mengenai keluarga yang setia dalam berbagai kebajikan. Lalu, dari September hingga Desember, kita akan belajar mengenai jemaat yang setia dalam berbagai kebajikan.

2 Juni 2013

Bekerja Sampai Tuntas

(Yohanes 4:34)

Tuhan Yesus mencontohkan bagaimana pentingnya kita untuk bekerja secara terus menerus dan berkelanjutan. Misi dari Kristus itu sendiri adalah mencari yang terhilang dengan cara: 1. Mendorong para murid-muridNya. 2. Membimbing para murid-muridNya untuk terus belajar bertekad seperti Dia.
Yesus pernah bersukacita (baca: gembira dalam Roh Kudus) dalam pelayanannya, ketika mendengar laporan ketujuh puluh murid yang diutus bahwa setan-setan takut kepada mereka (Luk 10:17-24).

26 Mei 2013

Melayani Tuhan Seumur Hidup

(Kejadian 5:21-24)

Henokh melayani Tuhan seumur hidupnya. Surat Ibrani dan surat Yudas menulis Henokh melayani Tuhan. Zaman Henokh manusia hidup dalam kejahatan, tapi dua kali dikatakan, Henokh hidup bergaul dengan Allah dan dua kali di surat Ibrani dikatakan, Henokh hidup berkenan di hadapan Allah. Tidak ada satu sisi pun dalam hidupnya yang tidak digunakan untuk melayani Tuhan. Bagaimana seseorang dikatakan melayani Tuhan seumur hidup? Kata kuncinya adalah iman, panggilan, dan kesaksian.

19 Mei 2013

Kejadian Hari Pentakosta

(Kisah Para Rasul 2:1-13)

Tuhan Yesus sudah berjanji akan memberikan kuasa melalui Roh Kudus (Kisah Para Rasul 1:8), dan ini terwujud pada hari Pentakosta. Andaikata tidak ada Natal, maka tidak ada Juruselamat, andaikata tidak ada Paskah maka tidak ada pengharapan, dan andaikata tidak ada Pentakosta tidak ada gereja. Yang ada hanya jemaat di Yerusalem. Jadi makna kejadian hari Pentakosta sangat penting dan ada hubungan erat dengan kita. Tapi dalam gereja Kristen, ada perbedaan dalam merayakan hari Pentakosta.

12 Mei 2013

Janganlah Gelisah Hatimu

(Yohanes 14:1-14)

Setiap manusia pasti pernah mengalami kegelisahan, baik dalam masalah yang kecil ataupun yang besar sehingga tidak bisa tidur, tidak bisa konsentrasi, tidak tenang karena gelisah. Tuhan Yesus mengetahui bahwa para murid begitu gelisah karena mereka tahu Tuhan Yesus akan pergi. Secara manusia mereka sangat takut, gentar akan kehidupan mereka selanjutnya (Yohanes 14 ayat 1, 2). Oleh sebab itu Tuhan Yesus memberikan langkah iman kepada para murid untuk maju dengan percaya kepada Allah dan percaya kepada Yesus.

Page 4 of 22