Kumpulan Khotbah

1 Januari 2013

Adapun Allah jalan-Nya sempurna

(2 Samuel 22:31-37)

Hanya pergaulan dengan Allahlah yang menjadi dasar bagi orang yang percaya. Bergaul dengan Allah membuat seseorang dapat menang terhadap segala situasi kehidupannya. Pada ayat 31, dikatakan bahwa jalan Allah itu sempurna. Dalam terjemahan lain, sempurna ini disebutkan “blameless”, yang artinya tak bercacat. Hanya Allahlah yang sempurna dan tak bercacat.

30 Desember 2012

Berilah kemuliaan kepada Tuhan

(Mazmur 96:1-13)

Pada hari Minggu terakhir dalam ibadah di tahun 2012 marilah kita mengevaluasi diri kita di hadapan Tuhan. Bagaimana hidup kita di tahun ini? Apakah sudah seperti yang Tuhan inginkan dan perintahkan? Seperti dengan tema Gereja kita tahun ini bahwa kita harus hidup melimpah di dalam Tuhan. Mengapa kita harus memuliakan Tuhan dalam hidup kita?

23 Desember 2012

Natal dan hidup yang kekal

(1 Korintus 3:9-17)

Alkitab adalah buku petunjuk yang diberikan Allah untuk umat manusia. Sama seperti di dalam buku petunjuk tertulis mekanisme dan fungsi-fungsi alat, di dalam Alkitab tertulis dokumen-dokumen objektif tentang hal-hal ini.

16 Desember 2012

Dialah benar-benar Juruselamat dunia

(Yohanes 4:42)

Natal merupakan pernyataan kasih Allah yang begitu ekstrim dari sisi Diri-Nya sendiri, Allah tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri dan merelakan-Nya demi keselamatan umat berdosa!

9 Desember 2012

Meresponi kabar baik (2)

(Lukas 1:26-38)

Bulan lalu kita telah merenungkan bagaimana respon Zakharia terhadap berita yang disampaikan oleh Malaikat Gabriel. Zakharia tidak percaya dan hasilnya ia menjadi bisu selama satu tahun sampai pada kelahiran Yohanes Pembaptis. Saat ini kita merenungkan respon Maria terhadap kabar yang diterimanya dari malaikat Gabriel. Respon Maria terhadap kabar baik tersebut (ayat 34) kelihatan logis,

2 Desember 2012

Sesudah itu barulah tiba kesudahannya

(Matius 24:1-14)

Dalam minggu ini kita memasuki minggu advent yang pertama. Advent artinya “menantikan”, bagi gereja bukan hanya menantikan Natal tetapi juga menantikan kedatangan Tuhan Yesus kedua kalinya.

25 November 2012

Allah yang kudus di tengah orang cemar

(1 Samuel 6:1-21)

Pencapaian tertinggi bagi setiap orang adalah kesempatan dimana ia sadar bahwa ia hidup bagi Tuhan Allah yang Maha Kudus yang bertahta dalam hidupnya, dan terus-menerus memimpin dan mengendalikan hidupnya.

18 November 2012

Menjadi murid sejati

(Matius 18:1-5)

Berbicara tentang orientasi hidup, manusia selalu memperhitungkan ‘untung’ baik dari manusia maupun dari Allah. Tapi Tuhan Yesus mengajar hal yang unik yaitu harus memberi bukan hanya menerima balasan saja. Karena hal yang paling menguntungkan dari semuanya adalah anugerah keselamatan.

11 November 2012

Meresponi kabar baik

(Lukas 1:5-25)

Bagaimanakan respon kita saat mendengar tentang kabar baik, apakah kita kaget, shock atau bahagia?

4 November 2012

Berjaga-jagalah

(Matius 25:1-13)

Sebagai orang Kristen, kita harus menantikan Tuhan dengan hati yang berjaga-jaga dan senantiasa tertuju kepada Tuhan dan kedatangan-Nya kedua kalinya. Tuhan Yesus memberikan perumpamaan tentang sepuluh gadis, lima yang bijaksana karena menyiapkan diri menyongsong mempelai laki-laki dan lima yang bodoh yang tidak sungguh-sungguh menyiapkan diri.

Page 15 of 30