Ringkasan Khotbah

  1. Menyembah artinya memuja, menyatakan nilai yang dikenakan pada seseorang untuk memuja, ada kandungan nilai yang membuat orang kagum. Kata yang paling sering digunakan dalam PB adalah prostumeo. Kata inilah yang digunakan pada percakapan antara Yesus dan perempuan Samaria. Arti prostumeo : datang untuk mencium tangan, seperti anjing yang menjilat tangan tuannya. Ini menunjukkan sikap sujud menyembah kepada Allah dengan merendahkan hati.
  2. Alamat penyembahan adalah kepada Allah (Hukum Taurat 1)
  3. Tempat penyembahan:
    Ayat 20: Gunung Gerizim (Ulangan 11 : 29, Yosua 8 : 33) dianggap sakral.
    Yerusalem sangat dibanggakan Yahudi karena ada Bait Allah bahkan mereka mengkultuskan Yerusalem. Tapi Tuhan Yesus tidak merekomendasikan kedua tempat ini untuk berdoa dan Yesus tidak mempersoalkan lokasi. Mengapa?
    Ayat 21,23: penyembahan orang Samaria kepada Allah sudah bercampur dengan kebiasaan orang yang lain dibandingkan dengan orang Israel. Tuhan tidak menekankan lokasi tetapi “penyembah-penyembah” (pribadi). Dalam surat Paulus juga dikatakan bahwa kita sendiri adalah Bait Allah.
  4. Bagaimana menyembah Allah?
    Ayat 24: menyembah dalam Roh dan Kebenaran.
    – Roh dalam bahasa Yunani pneuma, ruah.
    Roh inilah yang menghubungkan manusia dengan Allah dan yang ada pada manusia dan bersifat immaterial.
    Pneuma sering dihubungkan dengan sifat manusia yaitu: kasih sayang (2 kor 2:13 dsb.), semangat (Roma 11:12), perasaan dan emosi (Yoh 11:33), pikiran dan intelektual (Markus 2:8)à keseluruhan kehidupan manusia.
    Jadi menyembah dalam roh maksudnya adalah semuanya (kasih sayang, semangat, perasaan dan emosi, pikiran, intelektual) kita arahkan kepada penyembahan kepada Allah.
    – Kebenaran
    Penyembahan adalah tanggapan yang dibangun atas kebenaran (Nehemia 8:3-7). Bangsa Israel menyembah dan memuji Tuhan setelah Nehemia membacakan kitab di depan seluruh umat. Menyembah dengan teratur,tanpa menghilangkan pikiran.
    Kita harus menyembah dgn pengertian yang benar tentang Firman Allah.
    Penyembahan orang Kristen mempunyai tujuan dan jelas yaitu Firmah Tuhan.

    Kesimpulan :

  5. Penyembahan kepada Allah berpusat kepada Allah Bapa dan Yesus Kristus bukan pada tradisi dan lokasi (kapanpun dan dimanapun). Kita harus tetap terbuka kepada Firman Allah.
  6. Menyembah Allah dengan seluruh keberadaan diri kita. Penyembahan tidak dapat dipisahkan dari Firman Tuhan. Yang membangkitkan penyembahan kita kepada Tuhan adalah Firman Tuhan.