Pengkhotbah

Perikop
Yohanes 14:6

Ringkasan Khotbah

Banyak orang tidak mau hidup dalam Tuhan, karena merasa kalau hidup didalam Tuhan itu susah. Menjadi orang Kristen sejati memang tidak mudah. Tetapi, orang Kristen sejati ketika menghadapi masalah/kesulitan, mereka akan semakin kuat didalam Tuhan. Mereka akan mengalami pengalaman iman yang luar biasa ketika melalui masalah dan kesulitan bersama Tuhan. Disinilah Tuhan mau kita mandiri secara rohani melalui kesulitan-kesulitan dan masalah-masalah dalam kehidupan kita.

Dalam jamuan makan malam (perpisahan Yesus dengan murid-muridNya), Yoh 14:1 mencatat Yesus berkata “Janganlah gelisah hatimu”, karena ada keraguan didalam hati murid-muridNya, ketika akan ditinggalkan Yesus. Beberapa keraguan diantaranya: ① Yoh 14:5, Thomas bertanya bagaimana jalan ke rumah Bapa. Yesus menjawab “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup”, untuk menguatkan dan meyakinkan Thomas dan murid-muridNya. Disini Yesus juga hendak  mengajarkan kepada Thomas dan murid-muridNya cara untuk berjalan menuju kepada kebenaran dan hidup, melalui Dia sendiri. ②Yoh 14:8, Filipus berkata “tunjukanlah Bapa itu pada kami”, Yesus menjawab bahwa dengan mereka melihat Yesus, mereka sebenarnya sudah melihat Bapa.

Yoh 14:6 menjelaskan kepada kita mengapa Yesus cukup bagi kita? ① Karena Yesus datang dan pergi kepada Bapa. Yesus adalah Allah Tritunggal itu sendiri, yang berasal dari Surga, jadi Dia tahu jalan menuju Surga. ② Karena Yesus adalah kebenaran. ③Karena Yesus adalah hidup, sumber hidup yang kekal. Disini Yesus juga hendak menekankan agar kita tidak hanya fokus kepada hidup didunia yang sementara, tetapi memikirkan hidup yang kekal.

Ketika kita menyerahkan kunci hidup kita pada Yesus, Dia akan membawa kita ke jalan yang terbaik. Didalam setiap jalan hidup kita, selalu ada resiko yang timbul. Ketika kita memilih berjalan bersama Yesus, kita akan kuat didalam Dia, kita akan merasa tenang, nyaman, cukup. Kemudian kita akan berakar, bertumbuh dan berbuah dalam Tuhan.