Pengkhotbah

Perikop
Yohanes 1:29-34

Ringkasan Khotbah

1.    Yesus Kristus adalah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia (ayat 29). Anak domba biasanya dipakai bangsa Israel sebagai upeti kepada raja dan korban persembahan kepada Allah sebagai penghapusan dosa mereka. Hal ini berdasarkan pengalaman bangsa Israel ketika menjadi budak di Mesir, Tuhan memberikan tulah kesepuluh yaitu semua anak sulung dibunuh. Tetapi orang Israel boleh diluputkan dari tulah ini ketika mereka melaksanakan firman Tuhan yaitu mempersembahkan anak domba sehingga mereka mempunyai pemahaman bahwa anak domba bisa menghapus dosa mereka. Yesus Kristus sebagai Anak Domba Allah memang mempunyai kemiripan dengan anak domba yang biasa dipakai bangsa Israel untuk menghapus dosa tapi punya perbedaan kualitas, yaitu Yesus Kristus bisa menghapus dosa banyak orang, seluruh bangsa di dunia, bukan hanya orang Yahudi saja. Yesus Kristus disebut Anak Domba Allah, artinya Allah sendiri yang menyediakan atau mengutus Yesus Kristus, datang sebagai Anak Domba untuk menghapus dosa dunia.

2.    Yesus Kristus adalah Anak Allah (ayat 30-34): Yohanes Pembaptis tahu bahwa Yesus Kristus yang adalah Anak Allah sebenarnya yang sudah ada sebelum Yohanes ada (ayat 29 dan 30). Yohanes Pembaptis mengetahui hal ini saat ia mendapat pengutusan dari Allah untuk membaptis. Ia diberitahu bahwa saat ia membaptis ada Orang yang diatas-Nya akan turun Roh Kudus yang terus tinggal bersama Dia, dan Dialah Yesus Kristus, Anak Domba Allah, dan juga Anak Allah (ayat 33). Bahkan Yohanes juga menyadari bahwa tugas yang diberikan Allah kepada Yohanes untuk membaptis adalah untuk mempersiapkan jalan bagi kedatangan Yesus yang adalah Allah yang menjadi manusia (ayat 31). Kata “Anak Allah” ini artinya: a) memiliki seluruh natur Allah: Keseluruhan sifat Allah semua ada pada Yesus, Yesus Kristus itu sama seperti Allah, Yesus Kristus setara dengan Allah; b) Hubungan yang sangat dekat dengan Allah, Yesus Kristus itu adalah objek dari kasih Allah Bapa. Apa respon kita terhadap Yesus Kristus setelah mengetahui bahwa Ia adalah Anak Allah? Sudahkah kita percaya dalam hati dengan sungguh-sungguh dan mengaku dengan mulut kita bahwa Yesus adalah Anak Allah (Roma 10:10)? Wujud resminya adalah dengan memberi diri dibaptis. Selain itu dengan memberi kesaksian apa yang sudah kita tahu tentang Yesus Kristus yang adalah Anak Allah, Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia. Kesaksian diberikan baik kepada orang yang sudah percaya agar mereka semakin percaya dan semakin rajin berdoa kepada Yesus Kristus, maupun kepada sesama yang belum percaya agar mereka menjadi percaya kepada Yesus Kristus. Untuk memberikan kesaksian kita sebaiknya mempersiapkan rohani kita (bandingkan Yoh 16:8) dan fokus pada kemuliaan Yesus Kristus.

(WW/03/11)