Pengkhotbah

Perikop
Matius 10:5-15

Ringkasan Khotbah

Orang Yahudi pada zaman ini, diceritakan bahwa mereka sudah beragama tapi terlantar dan tidak mengenal Tuhan seperti domba yang tidak bergembala (Matius 9:35-36). Tidak mempunyai hubungan yang pribadi dan jelas dengan Tuhan Yesus. Waktu ibadah di hari minggu kita harus menyadari bahwa ini adalah saat kita beribadah dan memuji Tuhan untuk menjalin hubungan yang semakin dekat dengan Tuhan. Kerajaan sorga sudah dekat. Kerajaan sorga sebenarnya sudah dekat, ada dan akan datang lagi bagi kita. Kerajaan sorga tidak berbicara politis dan lokasi tapi mengacu pada pemerintahan Yesus Kristus dimana setiap orang harus takluk, tunduk dan menerima secara pribadi pemerintahan Allah sebagai kepala pemerintahan. Allah yang memerintah dan menaruh hikmat dan kasih-Nya dalam kerajaan Allah. Dalam hidup kita harus selalu dan senantiasa berorientasi kepada Tuhan dan taat kepada Yesus Kristus. Kerajaan Allah melekat erat dengan pribadi Yesus Kristus dimana Dia datang untuk mendirikan Kerajaan Allah di bumi. Tuhan menempatkan kita di bumi dengan maksud untuk boleh searah, cocok dan satu tujuan dengan Dia agar supaya kita boleh memperdengarkan kerajaan Allah kepada siapapun melalui gereja dan kita secara pribadi, agar supaya semua orang boleh mengenal dan percaya kepada Yesus Kristus. Pekerjaan dan profesi kita baik sehari-hari ataupun sebagai pelayan Tuhan di gereja harus disadari sebagai tugas dan tanggung jawab dari Tuhan, bukan untuk kehebatan dan menonjolkan diri kita. Orang yang belum lurus hatinya di hadapan Tuhan adalah ciri-ciri orang yang dapat dikuasai oleh kuasa jahat. Roh Allah yang diberikan pada kita manusia adalah sama, yang penting adalah apakah sudah menerima Yesus atau belum. Kita harus penuh dengan Roh untuk bisa mengalahkan dunia ini dan asal kita mau hidup dan dipimpin oleh Tuhan. Mengikuti Yesus kita tidak akan kekurangan apa-apa. Tuhan Yesus memberikan kesempatan untuk menghargai panggilan Allah dengan tidak meninggalkan profesi. Kita harus saling melengkapi dengan peran kita masing-masing dalam kita melakukan pekerjaan Allah.