Ringkasan Khotbah

Baptisan Roh Kudus ada 2 dimensi:

1. Tanda
istimewa, yaitu langsung menyaksikan kemuliaan Allah dalam bahasa-bahasa Roh;

2. Roh
Kudus turun dan kita menerima Roh Kudus untuk menjadi saksi Kristus, kemudian
Roh Kudus turun menaungi seluruh jemaat dan menggerakkan jemaat untuk bersaksi.

Dalam 1 Korintus 14:14-15 dijelaskan mengenai bahasa Roh
di dalam memuji Tuhan dan berdoa. Dalam Efesus 5:18-19 dijelaskan bahwa
kepenuhan Roh Kudus sehari-hari ditandai dengan adanya sukacita dan kekuatan
baru (buah Roh). Ketika Roh Kudus turun, manusia lahir baru dan hidup suci.
Manusia yang sudah dipenuhi Roh Kudus harus menjadi teladan dalam bersaksi.

Hidup yang dipimpin oleh Roh Kudus akan menghasilkan
kesembilan buah Roh, antara lain kasih (Galatia 5:22). Dalam 1 Korintus 13
dijelaskan 12 jenis kasih sebagai tanda kepenuhan Roh Kudus dan bukan
semata-mata usaha manusia. Pekerjaan Roh Kudus yaitu bersaksi, memberitakan
Injil melalui dua cara bersaksi:

1.   Kebersamaan
persekutuan;

2.   para
murid menyaksikan kebesaran Allah.

Baptisan Roh Kudus secara khusus yaitu Roh Kudus masuk ke
dalam pribadi-pribadi manusia dan kepada jemaat. Terjadinya kebangkitan rohani
adalah salah satu pekerjaan Roh Kudus. Revival adalah pekerjaan Allah yang
agung. Hakekat dari revival adalah Roh Kudus turun kepada manusia, jemaat,
bangsa dan mereka semua sadar keagungan karya Allah. Dalam kebangkitan rohani ada 3 poin penting yaitu:

1.   Kedaulatan
Allah dan keagungan Allah dinyatakan.

2.   Dosa
manusia, kefanaan manusia dinyatakan.

3.   Kuasa
salib Allah dinyatakan.

Mengapa revival tidak terjadi pada diri kita? Karena
tidak bersujud di hadapan Allah yang maha kudus (Jonathan Edward). Jangan mendukakan
Roh Kudus dan berdoalah setiap hari supaya kita senantiasa dipenuhi Roh Kudus.

(BC/06/09)