Ringkasan Khotbah

Paulus mengajak jemaat di Korintus agar mereka kaya dalam pelayanan kasih (ayat 7), padahal mereka sudah kaya dalam segala sesuatu, yaitu kaya dalam iman, perkataan, pengetahuan, pelayanan diakonia. Bagaimana bila kita membandingkan jemaat di Korintus dengan jemaat GIII Tokyo dihubungkan dengan tema GIII tahun ini “Hidup dan berkelimpahan”, dimana jemaat kita juga kaya dalam segala hal. Pelayanan kasih yang “kaya” yang dimaksud Paulus adalah bukan kaya secara materi, tetapi super berlimpah-limpah dalam pelayanan. Dan ini juga menjadi kerinduan kita agar jemaat kita bisa berkualitas dalam pelayanan kasih.

Pelayanan kasih yang dimaksudkan Paulus yang harus dijalankan perlu meneladani jemaat-jemaat di Makedonia (sekarang Yunani modern), termasuk jemaat Tesalonika dan Filipi dimana pelayanan yang mereka lakukan adalah dengan:

1)   bersukacita walaupun dalam penderitaan, tekanan, penganiyaan (ayat 2; bdk Filipi 4; 1 Tesalonika 1:6,7) dengan keyakinan bahwa Tuhan yang memberi kekuatan (Filipi 4:13) dan menganugerahkan kasih karunia (2 Korintus 8:1);

2)   penuh kemurahan (ayat 2); mereka mempersembahkan persembahan yang mulia kepada Allah, yaitu hidup mereka (ayat 5; bdk Roma 12:1), bahkan Jemaat Makedonia mendukung pelayanan misi Paulus, oleh karena pekerjaan Allah. Dan mereka juga mendesak untuk mengambil bagian dalam pelayanan dan memberi lebih banyak dari yang diharapkan untuk mendukung pelayanan misi Paulus.

Bagaimana kita bisa menjadi kaya dalam Kasih?

1)   Mendekatkan diri dengan Tuhan agar kita bisa benar-benar merasakan kemurahan Allah;

2)   berbagi dalam pelayanan yang kita lakukan;

3)   mempersembahkan hidup kita sebagai persembahan yang hidup, kudus dan berkenan kepada Tuhan, bahkan keluarga kita menjadi kemuliaan bagi nama Tuhan, sehingga kita ada benar-benar untuk memuliakan nama Tuhan, bukan sebaliknya.

Jemaat GIII juga harus mengerti betapa pentingnya pekerjaan misi dan mengambil peran aktif sehingga semua bangsa di dunia ini mendengarkan Injil, sehingga amanat agung dalam kehidupan kita tuntas dan oleh kita semua bangsa di bumi ini bisa menerima berkat kemurahan dan kasih karunia.