Pengkhotbah

Perikop
Lukas 19:1-10

Ringkasan Khotbah

Tuhan adalah Roh, Tuhan juga yang menciptakan jagad alam ini. Kita diciptakan untuk bersekutu dengan Tuhan. Tuhan adalah kasih, Tuhan Yesus datang kedunia ini untuk misi kasih dan perdamaian. Tuhan Yesus datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang. Kita adalah ciptaan Tuhan yang indah, tetapi mengapa kita sering sedih, murung, hidup dengan hal yang sia-sia. Kita patut mengakui bahwa Tuhan adalah Sumber kehidupan, oleh sebab itu kita harus memiliki hubungan pribadi yang indah dengan Tuhan. Hanya di dalam Kristus kita menemukan keselamatan hidup yang kekal.

Lukas 19 ayat 1-4 menggambarkan mengenai Zakheus seorang pemungut cukai yang kaya berusaha untuk melihat Yesus, tetapi karena tubuhnya pendek ia memanjat pohon ara. Ia hanya ingin melihat Yesus dari Nazaret. Ayat 5, 6: kesaksian dari Zakheus sendiri, sewaktu Tuhan Yesus berkata, “segeralah turun”, ia tertarik tanpa sadar dan bergerak turun. Sebagaimana adanya, Zakheus terungkap oleh Tuhan Yesus. Dan Tuhan ingin agar Zakheus tinggal di hatiNya dan harus kembali ke manusia yang sesungguhnya. Sebagai orang Kristen kita semua tidak ada yang merencanakan untuk percaya kepada Yesus, tetapi kita semua ditarik oleh anugerah Tuhan. Kasih dari surga yang membawa kita kepada keselamatan. Ayat 8, 9: mencapai klimaks dengan terjadi pertobatan pada diri Zakheus. Perubahan hati secara total ketika ia berkata,”Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin” dan kemudian ia berjanji,”Dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat”. Tuhan Yesus menanggapinya dan berkata,”Hari ini terjadi keselamatan di rumah ini”. Zakheus dan keluarganya diselamatkan. Pembaharuan rohani Zakheus dapat dilihat dari perubahan sikapnya yaitu dari menerima menjadi memberi. Kita harus berani untuk bertobat dengan menyingkirkan kecongkakan harga diri, melalui pertobatan kita akan mengalami sukacita dan berubah menjadi anak Tuhan. Ayat 10: Kedatangan Tuhan Yesus ke dunia ini adalah untuk mencari dan menyelamatkan kita yang terhilang. Keselamatan kekal hanya terjadi karena kasih anugrah Tuhan yaitu dengan beriman kepada Kristus. Di dunia ini mungkin sulit mendapatkan penerimaan seperti penerimaan Tuhan kepada kita, Tuhan Yesus senantiasa menerima kita dengan segala keberadaan kita. Mari kita terus maju menyatakan kasih yang lebih lagi kepada Tuhan dan mengambil bagian dalam pelayanan untuk memuliakan NamaNya.