Pengkhotbah

Perikop
Markus 5:24-34

Ringkasan Khotbah

Kasih karunia adalah tema tahunan GIII se-Jepang. Istilah holistik berarti seluruhnya, dalam bahasa Grika: Holos. Kata holistik ini sering dipakai contohnya: Holistic Care, Holistic Healing. Dalam bidang misi, kata holistik memiliki 2 arti khusus yaitu ❶ Pelayanan Pekabaran Injil dan ❷ Pelayanan Kasih (tanggung jawab social). Pelayanan di Gereja sering dikatakan sebagai pelayanan Holistik. Di abad ke-19 di Gereja Eropa, Teologia Liberal merupakan ajaran yang tidak memegang pada Alkitab (66 pasal) sebagai inti kebenaran tetapi lebih menganggap Alkitab sebagai sebuah buku pengantar saja. Pelayanan Gereja lebih tertuju kepada pelayanan sosial, bukan kepada pelayanan untuk diri sendiri, contohnya membantu orang terlantar atau kurang mampu. Bandingkan dengan Gereja Injili yang lebih menekankan kepada keselamatan pribadi. Seorang penginjil dari Inggris, John Stot menekankan tentang keseimbangan pelayanan Injil yang menganggap pelayanan Injil dan pelayanan kasih/sosial sebagai hal yang sama-sama penting.

Gereja-gereja dan organisasi misi yang melayani di bidang sosial mulai merasa lelah menjalankan tugas pelayanan mereka sehingga akhirnya kurang menekankan tentang pekabaran Injil. Ada banyak kendala bagi pelayanan mereka dalam menjalankan penginjilannya. Sebuah pelayanan Injil tidak dibawahi oleh organisasi khusus seperti WHO dll. Namun untuk penginjilan hanya dilakukan oleh tubuh Kristus/Gereja. Penginjilan ini dirasa sangat penting karena menjadi dasar penyampaian tentang kebenaran Kristus kepada orang banyak.

Dalam kisah pembacaan Alkitab hari ini, Yesus tidak hanya menyembuhkan penyakit  seorang perempuan yang telah menderita pendarahan selama 12 tahun, namun juga memulihkan nama baik perempuan itu. Hal ini juga berlaku bagi kita yang telah dipulihkan oleh Kristus secara menyeluruh baik hati, pikiran dan tubuh kita. Bandingkan kisah pelayanan para rasul dalam Kisah Para Rasul 9:32-35, Petrus melayani di Lida dan Saron dan menyembuhkan seorang yang bernama Eneas yang telah delapan tahun terbaring di tempat tidur karena lumpuh, melalui pelayanan kasihnya Petrus juga memberitakan nama Yesus Kristus. Kisah Para Rasul 9:41-42, Petrus dalam pelayanan di Yope, membangkitkan seorang wanita bernama Dorkas yang telah mati dengan berlutut dan berdoa kepada Tuhan. Kisah Para Rasul 14:1-3, Paulus dan Barnabas di Ikonium mengajar di rumah ibadat orang Yahudi, lalu mengajar sedemikian rupa, sehingga sejumlah besar orang Yahudi dan orang Yunani menjadi percaya. Kisah Para Rasul 14:9-10, Paulus menyembuhkan orang yang lumpuh.

Inilah arti pelayanan Holistik, sebuah pelayanan sosial yang disertai pengkabaran Injil dan pengkabaran Injil yang disertai pelayanan kasih/sosial. Mari jadikan pengkabaran Injil sebagai inti dari sebuah pelayanan kita kepada orang lain. Bagaimana supaya orang bisa percaya Injil? Hal ini hanya bisa terjadi karena adanya kesaksian Injil melalui kehidupan kita.