Pengkhotbah

Perikop
Yohanes 16:4b-15

Ringkasan Khotbah

Hari ini kita merayakan hari Pentakosta, hari dimana Roh Kudus dicurahkan. Baik kebangkitan Tuhan Yesus, kenaikan Tuhan Yesus bahkan pencurahan Roh Kudus adalah satu kesatuan yang utuh dari karya keselamatan yang dikerjakan Tuhan Yesus yang sempurna adanya. Kekristenan memiliki kepastian dan jaminan hidup yang tidak dimiliki oleh agama lain. Yesus sendiri yang memastikan kepada kita dengan kembali ke surga dan menyediakan tempat bagi kita sehingga saat kita kembali kepada Bapa kelak, tujuan dan tempat kita sudah jelas. Yohanes 4:16 berbicara mengenai kepastian kehadiran Allah bagi umat-Nya. Yesus sudah memastikan tempat dan tujuan kita kelak yaitu di surga, tapi selama kita hidup di dunia ini ada pemeliharaan yang dikerjakan Tuhan Allah bagi kita. Maka orang Kristen tidak perlu khawatir akan hidup di dunia ini karena ada Penolong yang selalu setia memelihara dan menjaga, yang kekuatannya melebihi segala tantangan
Tentu saja pemeliharaan disini bukan hanya berbicara mengenai kelimpahan jasmani, tetapi dalam segala hal yang kita alami, kita bisa mengerti kehendak Allah Tritunggal bagi kita, yaitu setiap kita yang telah dipanggil dan diselamatkan tidak akan binasa melainkan akan terus berjalan sampai pada kesudahannya. Fokus kita ada pada ayat 14 yaitu Roh Kudus yang akan memimpin kita ke dalam kebenaran, sehingga kita tidak perlu takut dan bingung akan hidup kita. Berbicara masalah kebenaran, begitu banyak konsep yang ada di dunia. Dalam Alkitab, Yesus adalah kebenaran itu sendiri yang tidak memerlukan pengujian karena kebenaran tersebut dapat membuktikan dirinya sendiri. Maka kita menjadi murid Kristus pun bukan untuk meneguhkan kebenaran dalam Alkitab, melainkan untuk dipimpin oleh kebenaran sehingga pola pikir, pengharapan kita kepada Allah bahkan pola hidup kita dipengaruhi dan kita menghormati kebenaran itu dan menyampaikan kebenaran itu dalam setiap aspek hidup kita.
Yoh 16:7b sekilas sulit untuk dimengerti namun sebenarnya Roh Kudus datang untuk menerangkan karya penebusan Kristus di atas kayu salib bagi setiap umat kepunyaan Allah setelah Yesus mati dan naik ke surga. Kita mengenal Allah melalui Kristus, tetapi kita mengenal Kristus melalui Roh Kudus, dan kita dapat mengenal Roh Kudus melalui Firman Tuhan. Jadi ini merupakan suatu rangkaian / kesatuan yang tidak dapat diabaikan. Kehadiran Roh Kudus membimbing tiap orang kepada pengertian akan karya keselamatan yang dikerjakan Kristus. Sama seperti tubuh jasmani kita yang akan mati bila kita tidak bernafas, bila Roh Kudus tidak memimpin kita ke dalam kebenaran maka kita tidak akan mengerti kehendak Allah dan menuju ke kebinasaan.
Roh Kudus sudah ada sejak Kejadian pasal 1 (Roh Allah yang melayang). Dia juga adalah Allah yang kekal (Ibrani 9:14). Tidak ada tempat yang tersembunyi bagi-Nya seperti pengakuan Daud dalam kitab Mazmur 139:7-8. Dialah sumber hikmat, maka kita perlu minta pertolongan Roh Kudus menyatakan kehendak-Nya bagi kita dan menuntun kita. Ia setara dengan Allah Bapa dan Allah Anak seperti dicantumkan pada Matius 28:19, 2 Korintus 13:13 dan layak disembah. Pekerjaanya adalah membangun tubuh Kristus (1 Kor 12:4-6). Ayat 13 menyatakan ketika Allah membentuk umat-Nya di tengah dunia, sebenarnya Allah sedang memperlihatkan bagaimana kebenaran itu memberikan damai sejahtera (Yes 32:17) bila relasi kita dengan-Nya baik. Jangan terikat dengan hal yang ada duniawi tetapi tujuan yang bernilai kekekalan sesuai pimpinan Roh Kudus dan mari kita hidupi panggilan kita sebagai jemaat dan pelayan pekerjaan Allah. Tunduk kepada otoritas Roh Kudus dan kebenaran sehingga buah Roh nyata dalam kehidupan kita hari lepas hari.