Pengkhotbah

Perikop
Lukas 10:1-9

Ringkasan Khotbah

Firman Tuhan berkata, “Tuaian memang banyak tetapi pekerja sedikit”, Lukas 10 ayat 2. Siapakah pekerja itu? Bukan saja Hamba Tuhan atau Penginjil melainkan kita semua anggota jemaat orang percaya yang menjadi pekerja: kawan sekerjaNya (Filipi 4: 3), muridNya (Yohanes 15: 8), saksiNya (Kisah Para Rasul 1: 8). Namun seringkali kita tidak meresponi dan tidak mau terlibat dan tidak ingin terjun dalam setiap pelayanan di Gereja.

Bila kita melihat sejarah Gereja mula-mula, orang Kristen sangat setia dan aktif serta memiliki semangat misi yang tinggi. Mereka bekerja sama dengan Yayasan Pekabaran Injil untuk memberitakan kabar baik kepada segala bangsa dipenjuru dunia.

  • Kesadaran untuk diutus ke masyarakat yang kurang senang menerima kita (ayat 3). Kita harus rela berkorban menghadapi tantangan yang penuh bahaya bagaikan anak domba yang diutus ke tengah2 serigala, bertanggung jawab sepenuhnya ke satu tujuan yang mulia yaitu memuliakan Nama Tuhan Yesus.
  • Damai Sejahtera (ayat 5) . Menjadi pemandu wisata rohani, mencari jiwa untuk menemukan anak sejahtera. Perlu ada kerelaan dan kesediaan untuk masuk dalam kehidupan masyarakat yang belum mengenal Kekristenan dengan menghargai kebudayaan mereka, makan bersama, jalan bersama dengan mereka, ada kebersamaan. Ini merupakan suatu keharusan bagi kita yang sudah terlebih dahulu mengalami kasih Kristus, kita diutus untuk memandu mereka lewat doa, memuji Tuhan dan membuka Pos Pekabaran Injil sehingga mereka juga merasakan damai Kristus setelah mengalami perjumpaan dengan Tuhan Yesus yang adalah Jalan Keselamatan.
  • Kita semua menjadi kunci untuk menyebarkan kabar baik (ayat 9). Dengan kuasa dan anugerah Tuhan kita menjadi saluran berkat mendoakan teman-teman, keluarga bahkan orang yang tidak kita kenal melalui bimbingan Roh Kudus. Walaupun banyak ancaman dari berbagai pihak kita tidak perlu takut karena Tuhan Yesus senantiasa mendukung dan menyertai kita. Tuhan Yesus berjanji, “Aku menyertaimu sampai akhir zaman”. Markus 16: 19-20 menjelaskan bahwa Tuhan turut bekerja.

Memberitakan Injil KerajaanNya adalah tugas penting yang Tuhan delegasikan kepada kita, mari kita semangat dan bangkit kembali melayaniNya, hidup berserah sepenuhnya kepada Tuhan, biarlah Dia yang berdaulat atas hidup kita dan atas segala sesuatu yang ada di dunia ini sehingga hidup kita diberkati dan menghasilkan buah pada musimnya (Mazmur 1).