Pengkhotbah

Perikop
Yesaya 6:1-13

Ringkasan Khotbah

Bukan suatu kebetulan kalau nabi Yesaya mengalami sentuhan Tuhan sehingga ia mau memberi dirinya diutus melayani pekerjaan Tuhan. Tetapi ini adalah rencana Tuhan, Allah yang kita sembah, Dialah yang memanggil dan
mendorong seseorang untuk menjadi mitra kerja-Nya di dunia ini. Yesaya 6:3-8 menjelaskan:

  1. Yesaya melihat kemuliaan Tuhan yang Maha Kudus dan penyertaan-Nya.
  2. Respon nabi Yesaya: Dia menyadari siapa dirinya sesungguhnya, betapa najis, penuh kelemahan, namun Tuhan berkenan mengutus dan memakainya.
  3. Yesaya mengalami pertobatan total.
  4. Pembentukan dalam diri Yesaya. Yesaya bersedia diproses untuk menjadi seorang misionaris yang handal walaupun harus mengalami berbagai resiko.

Allah adalah Alfa dan Omega, yang menyusun sejarah dari mula. Segala sesuatu yang dilakukan Allah dari awal hingga akhir akan tetap ada untuk selamanya. Semua ada dalam rencana Tuhan, bukan kebetulan. Allah juga adalah Allah perjanjian. Bukan janji yang dibuat manusia, tetapi suatu janji mutlak dan senantiasa digenapi.

TuhanAllah yaitu Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus adalah Allah misionaris. Ia
yang telah memilih kita untuk hidup sebagai misionaris di dunia ini.
Yohanes 3:16 merupakan inti sari kasih Allah kepada kita. Berkaitan
dengan Kejadian 3:9 dimana manusia jatuh dalam dosa, tetapi karena
Allah begitu mengasihi kita maka Dia tetap setia dan mencari kita
karena Dia tahu manusia sedang menuju ke neraka akibat dosa. Walaupun
kita sekarang memiliki segala sesuatu (harta, ilmu, dsb) tetapi kalau
tidak mengalami pengampunan maka kita akan binasa.

Allah adalah Sumber berkat. Allah mengangkat Abraham menjadi berkat untuk
semua bangsa. Tuhan Allah terus bekerja mencari jiwa-jiwa yang terhilang dan akhirnya Allah mengutus misionaris ke dunia yaitu Yesus Kristus. Sebagai misionaris, Tuhan Yesus selalu memiliki belas kasihan kepada orang lain, bukan untuk mencari belas kasihan dari orang lain. Tuhan Allah telah menggenapi rencana-Nya dengan memberikan Yesus sebagai misionaris di dunia terlebih dahulu. Dan Dia memanggil kita juga yang telah dimeteraikan dengan Roh Kudus menurut kehendak-Nya untuk memperluas kerajaan-Nya di dunia ini dan menyatakan kemuliaan
nama-Nya.

(SU/05/10)