Posted by Yanes Dewangga

Tema tahun 2015 adalah “Hidup Dalam Kepenuhan Kristus” yang diambil dari Efesus 4:12-16. Konteks perikop ini berfokus pada setiap orang percaya supaya dilengkapi, melayani, bertumbuh, dan akhirnya menjadi seperti Kristus dalam pembangunan tubuh Kristus. Banyak jemaat Efesus yang senang ke gereja dan dilayani tetapi banyak yang belum melayani. Maka rasul Paulus menyinggung bahwa setiap orang percaya/kudus perlu bertumbuh hingga sampai melayani (ay 12-13). Orang kudus yang disebut disini tidak berarti orang saleh atau orang yang khusus tetapi adalah setiap orang percaya / orang Kristen. Orang kudus juga adalah orang Kristen yang di dalamnya ada Kristus / Kristus hidup didalamnya.Status orang Kristen adalah orang yang dipanggil / dipilih Tuhan menjadi anak-anak Tuhan (Ef 1:4-5). Kenapa orang percaya bisa menjadi anak-anak Tuhan? Karena dosa sudah ditebus oleh darah Tuhan Yesus (Ef 1:7) oleh kasih karunia (Ef 2:4-5) mendapat hidup baru yaitu hidup bersama Kristus.

Tetapi orang Kristen perlu dilengkapi. Istilah diperlengkapi dalam bahasa aslinya berarti dilatih (trained) atau dipersiapkan (equipped), atau menjadi sempurna. Maksudnya disini adalah orang Kristen sebagai orang pilihan yang dosanya telah diampuni dan hidup bersama dengan Tuhan Yesus maka perlu bertumbuh dan hidup sesuai dengan panggilannya, keselamatannya dan rancangan Tuhan. Sebagai sarana training atau persiapan maka Tuhan menyediakan sarana-sarana pelayanan di gereja. PL disebut zaman nabi, PB ada rasul-rasul dan selanjutnya Tuhan Yesus menentukan ada penginjil, gembala, pengajar untuk melengkapi dan mempersiapkan agar menjadi sempurna, dalam arti mencapai tujuan yang dikehendaki Tuhan.

Bagaimana caranya diperlengkapi? Pada ayat 13, dengan adanya kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang anak Allah. Seringkali tidak ada kesatuan antara iman dan pengetahuan, banyak pengetahuan mengenai isi Alkitab tapi tidak beriman. Contoh di Jepang ada banyak buku mengenai Yesus yang ditulis oleh profesor-profesor universitas yang hanya mengenal Yesus sebagai tokoh agama tanpa beriman kepada Yesus. Sebaliknya iman saja tanpa pengetahuan yang benar, tidak bisa bertumbuh. Tujuan diperlengkapi adalah agar mempunyai kedewasaan penuh, dalam bahasa Inggris menuju orang sempurna (perfect man). Dewasa dalam hal apa? ①Rm 12:2, mengetahui apa yang baik / yang disukai Tuhan; ②Yak 1:4, dalam ketekunan dan kesabaran; ③Yak 3:2 dalam perkataan.

Kepenuhan dalam Kristus adalah baik iman dan pengetahuan tentang Kristus bertambah, menjadi dewasa dalam mengetahui apa yang baik, ketekunan / kesabaran, dan perkataan seperti Yesus yang mengetahui kehendak Bapa sampai menyerahkan diri-Nya secara total hingga mati mentaati kehendak Bapa. Hal penting lainnya adalah tentang kasih. Dalam Ef 3:17-19 dikatakan agar iman kita berakar dan berdasar di dalam kasih sehingga dapat mengenal kasih Kristus yang melampui segala pengetahuan. Kita tidak mungkin menjadi sempurna seperti Kristus tapi itu menjadi sasaran / tujuan kita dengan disertai oleh Roh Kudus dan membuat kita hidup dan bertumbuh serta mengenal kasih Kristus dan melakukannya tidak hanya dengan perkataan saja tetapi dengan pengorbanan dan perjuangan. Kiranya pertolongan dari Roh Kudus yang menyertai kita senantiasa dalam upaya untuk hidup dalam kepenuhan dalam Kristus.