Posted by Yanes Dewangga

Manusia hidup untuk apa? Manusia datang dari mana dan akan pergi kemana, apakah tujuan hidup saya? Rasul Paulus menyatakan dalam 2 Korintus 5:15, “Dan Kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia, yang telah mati dan telah dibangkitkan untuk mereka”. Satu orang mati untuk semua orang. Paulus menguraikan dalam 2 Korintus 5:21; Roma 5:6,8; Roma 6:8, pengenalan akan kebesaran kasih Kristus yang cemerlang. Kasih Kristus digambarkan luar biasa cemerlang dibandingkan dengan kondisi kita yang luar biasa gelap. Dalam Kristus, kita dipersatukan melalui kematianNya, sifat dosa kita dimatikan. Dalam Kristus kita dipersatukan dengan kebangkitanNya, kita ikut bangkit. Kita wajib memiliki iman konsisten dan meresapi bahwa kita sudah mati bersama Kristus. KematianNya telah menghancurkan kuasa dosa dalam hidup kita. Kita harus menyadari dan bersyukur bahwa semua potensi dan seluruh keberadaan kita adalah dari Allah. Kita wajib tunduk melayani kehendakNya yang benar dan kudus.

Ayat 16, 17. Hidup bagi Kristus dengan pandangan baru. Sebelumnya, Paulus menilai Kristus menurut ukuran manusia, setelah perjumpaannya dengan Yesus, ia begitu mengasihi Yesus, kasih Yesus menguasainya (Filipi 1:21, karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan), dan ia tidak lagi menilai seseorang menurut ukuran manusia bagaimanapun buruknya sifat orang itu. Kristus telah mati baginya. Tuhan mengajarkan kita agar mengubah cara pandang kita sehingga dapat melakukan hal yang baik dan menerima yang baik pula.

Dasar hidup orang percaya adalah hidup bagi Kristus. Yesaya 43:18-19. Curahan Roh Kudus yang sudah dinubuatkan oleh nabi-nabi, ciptaan baru dari Tuhan. Orang yang sudah menerima Roh Kudus mengalami perubahan dalam hidupnya, bukan untuk diri sendiri tetapi untuk Dia yang telah mati dan bangkit. Yehezkiel 36:25-27. Janji Tuhan untuk berbuat sesuatu yang baru. Melalui Roh Kudus, kita diubah dan disadarkan untuk menghilangkan kebiasaan buruk, Yesus selalu menanti untuk mengubah hidup orang yang percaya kepadaNya. Walaupun harus menghadapi tantangan kita harus hidup bagi Kristus. Kadangkala Tuhan menyatakan diriNya disaat kita sama sekali sudah tidak punya kekuatan atau jalan keluar, supaya didalam keterbatasan itu kuasaNya menjadi nyata.

Tuhan menciptakan roh baru, hati baru sehingga kasih Kristus menguasai dan mendorong kita untuk hidup bagiNya, setia dan taat beribadah, perbaikan karakter, peningkatan disiplin rohani. Pada hari Paskah ini, mari kita menetapkan komitmen baru tujuan hidup kita, hidup bagi Yesus adalah sumber segala-galanya.