Ringkasan Khotbah

Kita semua adalah harta milik Tuhan. Namun, kita seringkali tidak menyadari hal tersebut. Bahkan kita sering berpikir bahwa banyak hal yang sia-sia terjadi di dalam hidup ini. Dalam hal ini, Firman Tuhan yang tertulis di kitab Roma 8:28 mengatakan bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia. Ini berarti bahwa sesungguhnya tidak ada satu hal pun yang sia-sia. Karena Allah turut bekerja dalam segala sesuatu, maka segala sesuatu memiliki arti. Pengalaman hidup saya sejak lahir sampai saat ini membuktikan kebenaran Firman Tuhan tersebut.

Pekerjaan Allah yang pertama adalah Tuhan datang untuk kita. Ia mati di kayu salib untuk menebus segala dosa kita. Bahkan Ia berjanji untuk memberi kelegaan di saat kita letih lesu dan berbeban berat (Matius 11:28). Yang perlu kita lakukan adalah dengan menghampiri-Nya dan menyerahkan seluruh beban dosa kita kepada Yesus. Ia tidak akan mempedulikan masa lalu kita. Ketika kita sungguh bersandar kepada Yesus untuk mengampuni dosa-dosa kita, kita memiliki Kerajaan Sorga (Matius 5:3). Tuhan tidak hanya menebus dosa-dosa kita, bahkan Ia sudah menyiapkan masa depan yang indah bagi kita sebagai harta kesayangan-Nya.

Pekerjaan Allah yang kedua adalah Tuhan ada bersama-sama dengan kita karena kita adalah harta kesayangan Tuhan. Bila kita mau tinggal di dalam Tuhan, Tuhan akan semakin menyatakan kehendak-Nya dalam hidup kita. Dia akan tinggal di dalam hidup kita dan hidup kita pun akan terus berbuah (Yohanes 15:4-5). Kita pergi ke Gereja atau menghadiri persekutuan sesama orang percaya merupakan tanda bahwa kita mau tinggal di dalam Tuhan dan Tuhan bekerja di dalam hati kita.

Pekerjaan Allah yang ketiga adalah Tuhan bekerja melalui hidup kita. Setelah kita menerima anugerah Tuhan yang luar biasa dan Tuhan telah tinggal bersama-sama dengan kita, selanjutnya Tuhan akan memakai kita untuk kepentingan-Nya bagi orang lain. Tuhan ingin agar setelah kita diselamatkan, kita menyampaikan berita keselamatan tersebut kepada orang lain. Tuhan akan memproses hidup kita sedemikian rupa sehingga kita dapat sungguh-sungguh dipakai oleh-Nya. Tentu Tuhan akan mengizinkan penderitaan terjadi agar kita dapat terus bertumbuh.

Sebagai harta kesayangan-Nya, kita tidak perlu khawatir akan setiap persoalan yang kita hadapi karena sekarang kita tahu bahwa Allah turut bekerja untuk mendatangkan kebaikan (Roma 8:28). Semakin kita bertumbuh maka semakin dipakai Tuhan untuk menjadi saluran berkat-Nya bagi orang lain.

(MH/09/10)