Ringkasan Khotbah

Yesus datang ke dunia untuk mengajarkan mengenai kerajaan Allah, bukan sekedar mengajar mengenai bagaimana menyembuhkan orang, atau bagaimana membentuk keluarga bahagia dan lain sebagainya. Terlebih lagi Yesus mengajarkan kita untuk mencari dahulu kerajaan Allah maka hal-hal lain selebihnya akan ditambahkan. Kerajaan Allah bukanlah kerajaan yang akan datang nanti di sorga tetapi di dunia ini, seperti juga permohonan yang kita naikkan dalam doa bapa kami, yaitu “datanglah kerajaan-Mu di bumi seperti di sorga.”

Dalam 1 Petrus 2:3-5 dikatakan bahwa jika kita telah mengecap kebaikan Tuhan, kita harus datang kepada Yesus. Dialah Juruselamat, tempat perlindungan kita. Dan di ayat 5 kita didorong untuk mau dipergunakan sebagai batu hidup untuk dibangun menjadi bait Allah yang kudus. Bait Allah yang kudus, adalah umat yang kudus dan am yang kita ikrarkan dalam pengakuan iman rasuli, dan disebut juga dengan istilah tubuh Kristus atau mempelai Kristus. Kita harus memilih, mengambil keputusan, apakah cukup hanya mengecap kebaikan Tuhan saja, atau mau menjadi bagian dari bait Allah.

Dalam Perjanjian Lama, untuk membangun bait Allah bahannya diambil dari pohon-pohon yang terpilih, lalu pohon-pohon tersebut dipotong menjadi kayu-kayu yang sama bentuknya, dan ditutup dengan emas. Menjadi anggota bait Allah harus menghilangkan keakuan kita, kita harus dibentuk untuk menjadi satu bentuk dan dibungkus dengan kemuliaan Tuhan. Di Indonesia membangun bangunan masih banyak menggunakan batu bata. Batu bata bahan bangunan biasanya bentuknya berbeda-beda. Batu-batu bata itu pun harus mau dibentuk menjadi sama.

Bagaimana kita bisa menjadi batu yang dipakai untuk membangun bait Allah, adalah kita harus rela untuk dibentuk, dikikis, sehingga menjadi serupa memiliki satu ciri khas sebagai anggota umat Allah. Dan kita juga mau rela dibungkus oleh kemuliaan Tuhan.

Dalam Yohanes 12:21-23, Yesus berdoa supaya umatNya menjadi satu. Dengan kita menjadi satulah baru dunia bisa melihat bahwa kita adalah umat Tuhan, barulah kita bisa menjadi kesaksian bagi dunia.

Kita disebut bangsa yang terpilih. Kita dipanggil oleh Tuhan, tapi bukan hanya untuk mengecap kebaikan-kebaikan Tuhan saja. Kita harus siap dibentuk menjadi tubuh Kristus. Kita disebut juga sebagai suatu imamat yang rajani. Imam berarti orang-orang yang melayani. Imamat yang rajani berarti imam-imam yang dipimpin satu raja yaitu Yesus Kristus. Marilah kita memberi diri kita mau dibentuk, mau dipakai sebagai imam untuk melayani, membawa dunia kepada Tuhan, dan bersatu untuk menjadi kesaksian bagi dunia.