Pengkhotbah

Perikop
Lukas 8:1-15

Ringkasan Khotbah

Kerajaan melambangkan kekuasaan dan kekuatan. Yohanes Pembaptis memberitakan Kerajaan Allah, mengajak orang bertobat. Yesus mengajak para murid untuk memberitakan Kerajaan Allah kepada banyak orang. Namun, banyak di antara mereka yang mendengar, sedikit yang percaya.

Di ayat 10 disebutkan kata “rahasia”. Rahasia di sini memiliki arti khusus. Apakah rahasia itu? Rahasia itu adalah sesuatu yang disembunyikan berabad-abad lamanya (Roma 16:25-27). Bahkan para nabi dan orang-orang benar ingin mengetahuinya rahasia itu. Dalam Daniel 2:31-35, Nebukadnezar risau mendapatkan mimpi yang tidak dapat dimengerti. Daniel menyebutkan dalam Daniel 2:44-45 mengenai kerajaan yang tidak dapat binasa, kekal selama-lamanya. Sebenarnya Daniel sedang menubuatkan kedatangan Tuhan Yesus yang lebih tinggi dari kerajaan-kerajaan dunia. Patung dalam mimpi Nebukadnezar pun runtuh hanya karena batu kecil.

Yohanes Pembaptis menyebutkan dalam Matius 3:11-12 bahwa Yesus yang datang setelah dia menyatakan Kerajaan Allah yang sejati. Ketika Yohanes Pembaptis dipenjara, Yesus pun muncul dan menyatakan Kerajaan Allah dengan menyebutkan “orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik.” Mesias disebutkan sebagai Pribadi yang meruntuhkan kerajaan-kerajaan jahat di dunia. Dalam Matius 11:11, Yesus sendiri memuji Yohanes Pembaptis. Ayat ini berarti Yohanes Pembaptis yang adalah nabi terakhir, menyatakan kerajaan Allah, tetapi keselamatan yang datang dari Yesus sendiri adalah hal terbesar yang Yesus kerjakan. Orang yang mengerti dan menerima keselamatan dari Yesus Kristus mempunyai pengertian yang lebih besar dari Yohanes Pembaptis. Yesus menyebutkan mengenai kirbat lama dan kirbat baru. Kirbat lama adalah pengertian yang dimiliki mengenai Mesias dalam Perjanjian Lama. Kirbat baru adalah pengertian mengenai Mesias dalam Perjanjian Baru, dimana Yesus sendiri yang menyatakannya. Tetapi orang Yahudi sulit menerima mengenai konsep Mesias ini.

Banyak di antara Bapak, Ibu, Saudara, Saudari yang sudah mengenal Tuhan sejak kecil, sudah takut akan Tuhan, tetapi apakah sudah sungguh-sungguh menerima Yesus Kristus sebagai Juru Selamat? Lukas 8:8 menekankan mengenai “mendengar”. Dalam Lukas 8:14, “ada orang yang mendengar Firman Tuhan, tapi Firman itu dirampas oleh iblis”. Iblis memutarbalikkan Firman Tuhan sehingga membuat manusia ragu-ragu, sama seperti menggoda Adam dan Hawa. Ada juga orang yang mendengar Firman Tuhan dan bertumbuh serta berbuah, namun buahnya tidak matang, tidak bisa dimakan. Orang yang mendengar Firman Tuhan, menyambutnya dan menyimpannya dalam hatinya. Siapakah contoh orang yang berbuah?

Matius, Markus, dan Lukas menyebutkan angka yang berbeda-beda. Dari Kitab Lukas, kita melihat bahwa orang yang mendengar Firman Tuhan hanya ada dua: berbuah atau tidak sama sekali. Dalam Lukas disebutkan mengenai beberapa perempuan yang bertobat dan percaya. Lidia juga seorang wanita yang mendengar Injil dan percaya. Benih itu adalah Firman Allah (Lukas 8:11). Mereka yang mendengar Firman Tuhan, menyambutnya, menyimpannya, dan mengerjakannya dalam hidupnya.

Mengenai pertobatan, apabila benar kita sudah menerima Kristus, bagaimana buahnya dalam hidup kita? Benarkah kita berbuah? Apakah buah kita matang? Orang yang sungguh-sungguh bertobat, bertumbuh dan berbuah yang baik.