Pengkhotbah

Perikop
Matius 7:7-11

Ringkasan Khotbah

Ada 2 tipe pandangan di antara orang Kristen mengenai doa, yang pertama harus berdoa sungguh-sungguh, dan yang kedua tidak usah berdoa. Bagaimana sikap kita seharusnya terhadap doa? Beberapa hal yang bisa kita pelajari dari perikop hari ini:

  1. Mintalah

Tuhan selalu mengundang kita untuk mencari wajah-Nya. Bagaimana kita bisa bertemu dengan Tuhan adalah dengan minta kepada Tuhan. Tuhan berkata “Berserulah kepada-Ku maka Aku akan menjawab dan akan memberikan kepadamu hal-hal yang besar yang tidak kau pahami” (Yer 33:3). Tuhan mengasihi kita dan ingin menyatakan hadirat-Nya di tengah-tengah kehidupan kita.

  1. Carilah

Setelah minta sesuatu ada waktunya sebelum kita mendapatkan. Karena itu harus mencari. Motivasi kita diuji. Apakah yang kita doakan adalah yang terbaik bagi kita maupun orang sekitar kita, apakah motivasi kita murni atau tidak, apakah disenangi Tuhan, dan apakah bisa memuliakan Tuhan. Dengan itu kita menjadi matang sehingga doa kita menjadi murni dan memuliakan nama Tuhan.

  1. Ketuklah

Artinya pintunya saat ini tertutup. Waktu kita berdoa situasinya masih tertutup. Kalau sudah terbuka kita tidak perlu berdoa. Kita perlu berdoa agar kondisi yang tertutup saat ini dibukakan oleh Tuhan.

Biasanya pengemis sikapnya rendah hati, tetapi dalam Injil Lukas pengemis buta yang duduk di pinggir jalan Yeriko berani berteriak kepada Tuhan Yesus. Sepertinya dia sudah mendengar mengenai mukjizat-mukjizat yang dilakukan Yesus. Di situlah pengemis itu mendengar Yesus datang, maka ia berteriak “Yesus Anak Daud kasihanilah aku!” Meski ditegur suaranya makin besar. Lalu Yesus berhenti. Karena ia berteriaklah maka Yesus berhenti, dan Yesus menyembuhkan pengemis itu.

Tuhan mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal untuk membuat jembatan rohani agar kita bisa terhubungkan dengan-Nya. Tuhan tidak melihat gelar atau status kita. Kita sebagai orang percaya membutuhkan pertolongan Tuhan. Kita perlu untuk berdoa. Tuhan menjawab doa-doa dan pergumulan kita. Tuhan ingin persekutuan dengan kita melalui doa. Kita perlu juga mendoakan orang-orang yang membutuhkan, maka melalui itu kita menjadi berkat dan juga kesaksian yang hidup.