Pengkhotbah

Perikop
Markus 10:13-16

Ringkasan Khotbah

Pada masa Perjanjian Lama, bangsa Israel diwajibkan untuk disunat. Sunat adalah tanda perjanjian antara umat manusia dengan Allah. Dalam zaman Perjanjian Baru, sunat telah digantikan dengan baptisan. Misalnya, waktu Tuhan Yesus dibaptis di sungai Yordan. Selain baptisan, bangsa Israel juga mengenal penyerahan anak.

Arti dari penyerahan anak adalah:
1.    Tanda pengakuan dari orang tua.
Dalam Alkitab, pengakuan adalah hal yang sangat penting, misalnya: pengakuan dosa, pengakuan iman, dan lain sebagainya. Pengakuan dalam penyerahan anak sama artinya dengan pengakuan dari orang tua bahwa anak itu adalah dari Tuhan. Dengan adanya dasar pengakuan tersebut, maka akan timbul adanya rasa sukacita, menghargai, dan menghormati antara anak dan orang tua.
2.    Menerima berkat dari Tuhan.
Dalam Markus 10:16 dikatakan bahwa Tuhan Yesus memeluk dan meletakkan tangan ke atas kepala anak-anak. Karena itu dalam ritual penyerahan anak, hamba Tuhan yang melayani menumpangkan tangannya ke atas kepala anak-anak yang diserahkan kepada Tuhan.
3.    Pengakuan bahwa anak tersebut dari Tuhan.
Anak dikembalikan kepada Allah. Anak diserahkan kepada Allah dengan janji dan sumpah dari orang tua kepada Allah. Orang tua berjanji kepada Allah untuk mendidik anak mereka. Orang tua bertanggung jawab untuk mendidik anak-anak.

Di dalam Alkitab ada tertulis, agar bapa-bapa jangan membangkitkan amarah anak-anak. Bagaimana caranya? Sebagai orang tua kita perlu mendidik anak-anak kita dengan hikmat yang berasal dari Roh Kudus.  Hikmat dari Roh Kudus akan memberitahukan kepada kita bagaimana cara kita mendidik anak-anak kita. Dalam Ulangan 6:6 dikatakan bahwa, “Apa yang Kuperintahkan kepadamu haruslah engkau perhatikan…” Karena itu orang tua harus terlebih dahulu memperhatikan perintah Tuhan. Yang dimaksudkan di sini adalah menjiwai, orang tua harus terlebih dahulu meresapi dan melakukan perintah Tuhan. Orang tua haruslah terlebih dahulu melukiskan perintah-perintah Tuhan itu dalan hatinya baru kemudian mengajarkannya kepada anak-anaknya. Dengan demikian orang tua akan bisa menjadi teladan bagi anak-anaknya.

Dalam suatu buku yang ditulis oleh seorang pengarang Korea, tertulis kisah tentang presiden Abraham Lincoln. Di situ tertulis, Tuhan memberikan kepada Abraham Lincoln kemiskinan dan seorang ibu yang beriman. Sebelum meninggal, ibu Lincoln memberikan sebuah Alkitab kepadanya. Ibu Lincoln, selalu berdoa untuk Lincoln setiap harinya. Sekarang di Amerika Serikat, yang paling dihormati oleh orang Amerika adalah Tuhan Yesus dan setelah itu adalah Abraham Lincoln.

(VH/02/10)