Ringkasan Khotbah

Ini sebenarnya suatu indentitas yang penting bagi orang-orang yang menyebut diri sebagai pengikut Kristus, mereka harus siap untuk menderita. Pengikut Kristus dalam dunia modern saat ini adalah kita semua.

Stefanus dihukum mati (ay 19). Stefanus adalah martir pertama Kristen, karena khotbahnya yang keras di depan sidang Mahkamah agama Yahudi, ia dibunuh namun ia tidak gentar sedikitpun menghadapi kematiannya, ia setia sampai mati memikul salibnya. Kematiannya memberi dampak besar dalam perkembangan sejarah Gereja, membuat perintah Tuhan Yesus kepada murid-muridnya untuk memberitakan Kabar Baik ke berbagai wilayah tergenapi. Pemberitaan Injil disampaikan juga kepada orang-orang Yunani bahwa Yesus adalah Tuhan (ay 20).

Barnabas berasal dari Siprus dipakai Tuhan untuk memberitakan Injil, ia adalah seorang tokoh penting dalam kekristenan yang mula-mula, sejak awal mempunyai hati yang tulus mencintai Tuhan dan pekerjaan-Nya.

Kekristenan memiliki daya juang. Isi pemberitaan, Yesus adalah Penguasa (dimana mereka mengakui Kaisar Romawi adalah Tuhan). Tetapi Gereja tidak berhenti memberitakan kepada dunia Yesus adalah Tuhan. Orang Yahudi menjadi marah karena sebutan Tuhan hanya untuk Allah YHWH di PL. Kita menyadari bahwa menjadi murid Yesus berarti salib yang mengerikan tantangan bagi kita, tetapi sebelumnya kita perlu belajar mengerti betul kalau kita mengasihi-Nya sehingga kerinduan untuk memberitakan keselamatan jiwa bagi banyak orang jauh lebih besar dari pada ketakutan menerima berbagai perlakuan kasar bahkan aniaya sekalipun. Kerendahan hati merupakan satu-satunya jalan untuk memasuki hadirat Allah, sikap tunduk menghormati Dia yang telah membungkuk rendah untuk menyertai kita (Filipi 2:9-11, Yohanes 13:3).

Gereja mula-mula pada waktu itu menyebut Yesus adalah Tuhan. Kini kita harus mengoreksi  diri dengan bersandar penuh kepada Tuhan, tidak kompromi dengan keadaan.

Buah dari kegigihan orang percaya mula-mula dalam memberitakan Injil adalah ay 21, dan Tangan Tuhan menyertai mereka dan sejumlah besar orang menjadi percaya dan berbalik kepada Tuhan. Biarlah Tangan Tuhan bekerja dalam hidup kita, dipimpin oleh Tuhan.

Belajarlah dari Gereja mula-mula yang begitu mengasihi Tuhan. Barnabas menyatakan imannya  melalui perbuatan baiknya, yang tentu semua ini memancar dari hati yang dipenuhi Roh Kudus, melalui jasa Barnabas ini jugalah orang-orang percaya disebut Kristen setelah orang-orang non Yahudi juga percaya Kristus. Disini menandakan kekristenan itu bukan hanya untuk orang Yahudi tetapi untuk semua manusia.

Yehezkiel 36:26. Pusat perubahan hidup adalah Tuhan. Firman Allah akan mencapai tujuannya ketika Tangan Tuhan menyertai untuk menuliskan di dalam hati mereka yang mendengar. Tuhan ingin mengubah hati dan roh kita yang lama di gantikan dengan yang baru. Banyak orang Kristen ingin menjadi orang yang baik namun kenyataannya selalu gagal. Karena mereka hanya memoles bagian luar saja dengan etika, kegiatan sosial maupun kegiatan rohani. Izinkan Dia mengerjakan kehidupan kita. Ingat kita melayani Tuhan bukan semata-mata dengan talenta kita, tetapi yang paling penting kita melayani dengan ”anugerah dari Tuhan”.

Kehidupan seorang Kristen haruslah menjadi kehidupan yang berdampak bagi orang lain, hidup yang berbuah menjadi berkat bagi sesama.