Pengkhotbah

Perikop
1 Petrus 3:18-22

Ringkasan Khotbah

Di dalam gereja protestan ada dua buah sakramen yang diakui, yaitu sakramen baptisan dan sakramen perjamuan kudus. Kedua sakramen tersebut berhubungan erat dengan iman Kristen yang percaya bahwa siapa yang mengenal dan mengandalkan Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat akan diselamatkan.

Sakramen baptisan merupakan tanda bagi orang yang telah percaya bahwa Yesus Kristus adalah Juruselamat dan sakramen perjamuan kudus merupakan peneguhan bagi orang yang telah diselamatkan. Tiga makna baptisan:

1. Baptisan sebagai tanda keselamatan (ay. 19-20).
Pada jaman Nuh, Tuhan menghakimi dunia dengan air bah dan ada delapan orang yang diselamatkan yaitu mereka yang taat kepada Allah dan masuk ke dalam bahtera. Pada saat Tuhan Yesus datang kembali untuk menghakimi, keadaan manusia akan sama seperti pada jaman Nuh (Mat. 24:37-38). Perbedaannya adalah Tuhan Yesus akan menghakimi dunia dengan api. Di saat itu nanti, ada banyak orang yang akan diselamatkan. Mereka yang akan diselamatkan adalah mereka yang telah masuk ke dalam kematian Tuhan Yesus karena mereka juga akan bersama-sama dengan Kristus dalam kebangkitan-Nya (Roma 6:5-7).

2. Baptisan sebagai tanda pengakuan iman (ay. 21b).
Baptisan menjadi tanda/janji orang yang telah percaya, bahwa Yesus adalah satu-satunya juruselamat. Pengakuan dengan mulut sendiri di hadapan jemaat Tuhan bahwa Yesus adalah Tuhan sangat penting. Hal ini seperti yang tertulis dalam Roma 10:9 bahwa jika kita mengaku dengan mulut dan percaya dalam hati, bahwa Allah telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, maka kita akan diselamatkan.

3. Baptisan sebagai tanda jadi murid Kristus (ay. 21b-22).
Murid artinya pengikut. Menjadi murid Kristus berarti menjadi pengikut Kristus, bukan pengikut pendeta/majelis. Menjadi murid Kristus juga menandakan bahwa kita menjadi anggota jemaat Tuhan. Sebagai seorang pengikut yang baik, apa pun masalah/keadaan yang dihadapi ia tetap memandang kepada Kristus yang berkuasa. Dengan demikian, kuasa Kristus dapat dinyatakan di dalam kehidupan orang tersebut. Siapa yang setia dan taat terhadap perintah Yesus, dia akan dipakai Yesus dengan luar biasa.

(MH/03/10)