Posted by Yanes Dewangga

“Jangan mengasihi dunia”, hal ini hanya dapat dilakukan oleh orang yang sudah mengenal Tuhan secara pribadi. Kita akan mengalami perubahan saat mengaplikasikan prinsip-prinsip dan ayat pembacaan hari ini. Dalam bukunya Ellen Hears mengatakan “orang mudah belajar Firman tetapi sulit untuk melakukannya.” 1 Yoh 2:15, dunia dalam bahasa aslinya “cosmos” berbicara tentang segala yang indah yang juga berarti sistem dalam dunia ini. Konteks ayat ini merujuk pada hal-hal spiritual. Dalam dunia ada realitas spiritual. Sistem yang diarahkan oleh iblis untuk mengeluarakan Tuhan dari sistem itu. 1 Yoh 5:19 “Kita tahu, bahwa kita berasal dari Allah dan seluruh dunia berada di bawah kuasa si jahat.” Dunia ini berada dalam kuasa si jahat, Tuhan tidak menginginkan kita mencintai dunia ini. Jangan heran firman Tuhan berkata agar kita tidak mencintai dunia. Iblis membuat kita semua jatuh cinta pada dunia, inilah tujuan utama dari Iblis. Kita hidup di dunia, kita mendapatkan keuntungan dari dunia, tapi jangan kita mencintai dunia. Kalau kau mengasihi Tuhan maka kau akan mencintai Tuhan, sebaliknya kalau kita mengasihi dunia maka kita akan mencintai dunia.

Paulus dalam Roma 12:2, yang dimaksud serupa dengan dunia adalah kita menekan Tuhan keluar dari dunia, dan mengutamakan dunia dari anugerah yang Tuhan sudah berikan. Saat kita mengasihi dunia, maka kita mulai meninggalkan Tuhan, dan kasih Bapa tidak ada di dalam orang itu (1 Yoh 2:15). Dalam konteks 1 Yoh 2:1 kita bisa kehilangan pengalaman spiritual kita dengan Tuhan (Gal 1:4). Tuhan menyelamatkan kita bukan agar kita jadi lebih mengasihi dunia. Sikap dan tindakan manusia bisa menunjukkan apakah seseorang mengasihi dunia atau Tuhan. Yak 4:4 “Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah.” Mungkinkah orang berkata ia mengasihi Allah tetapi sebenarnya dia musuh Allah. Kita tidak bisa menang menentang Allah. Prosentase kemenangan kita adalah 0%. Dalam 2 Tim 4:10, saat anda mencintai dunia, maka kita membuat diri kita sebagai orang yang terbatas. Kita sangat ingin berharap dunia ini lebih mengasihi kita. Dalam 1 Yoh 2:16 “Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia”, ada 3 hal yang menyebabkan kita mencintai dunia yaitu: ❶ Keinginan daging: keinginan yang berasal dari tubuh; ❷ Keinginan mata: rasa ingin akan sesuatu yang berasal dari apa yang kita lihat; ❸ Keangkuhan hidup: sifat, tabiat, kesombongan, suka memandang rendah orang lain. Martin Luther berkata kedagingan setara dengan perasaan kasih sayang dan hasrat di luar kasih kita kepada Tuhan. Kalau kita tidak mampu lagi menahan diri kita maka kita akan terjebak dalam segala keinginan dunia. Keangkuhan hidup telah membuat orang menghalalkan berbagai cara. Ini membuat orang makin jatuh cinta kepada dunia. Seperti contoh dalam Kej. 3:6 bagaimana Hawa jatuh dalam keinginan mata (melihat buah yang baik dan sedap kelihatannya), keinginan daging (mengambil buah dan memakannya), keangkuhan hidup (ingin menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat).

Dalam 1 Yoh 2:17 dikatakan “dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya”, kerap kita tidak bisa mengasihi dunia, karena dunia ini sedang lenyap. Kata ‘sedang’ berarti ada dalam proses/sedang terjadi. Jadi jangan kita mencintai dunia yang akan segera lenyap. Kita berusaha menjaga diri kita agar tetap muda dan menghabiskan waktu untuk merawat diri kita namun kita tidak merawat rohani kita untuk dekat dengan Tuhan, maka akan sia-sialah apa yang kita sudah lakukan. Kita perlu menjauhi dunia agar kita semakin dekat dengan Tuhan. Kita perlu memiliki Allah dalam diri kita yang akan memberikan kita kekuatan untuk melawan tekanan berat dari luar atau dari dunia ini.