Pengkhotbah

Perikop
Ibrani 11:23-27

Ringkasan Khotbah

Tema gereja kita tahun ini adalah Hidup Beriman di dalam Tuhan. Ibrani 11 sering kali disebut sebagai pasal iman. Ada 8 orang dicatat disini sebagai orang-orang beriman. Hari ini kita belajar tentang bagaimana Musa hidup beriman yang berkenan kepada Tuhan. Ayat 23 mengatakan karena iman maka Musa (ketika masih bayi) dapat selamat dari pembunuhan di Mesir bahkan diangkat menjadi anak angkat di kerajaan Firaun. Saat Firaun memerintahkan untuk membunuh para bayi laki-laki Israel, orang tua Musa dan para bidan dicatat tidak takut kepada perintah raja Firaun, melainkan hanya takut kepada Tuhan.

Musa juga dicatat elok rupanya. Elok disini artinya elok hatinya didalam Tuhan (Tuhan sudah mengetahuinya sejak Musa masih bayi). Kedua orangtua Musa adalah orang Lewi, yang sehari-hari mengerjakan pekerjaan Tuhan di kemah pertemuan. Setelah dewasa Musa pun mewarisi iman orangtuanya yaitu takut akan Tuhan. Akhirnya setelah berumur 40 tahun, Musa dipanggil Tuhan untuk membawa bangsa Israel keluar dari Mesir. Musa dihadapkan dengan pilihan, mengikuti panggilan Tuhan atau tidak. Saat Tuhan memanggil Musa untuk membawa bangsa Israel, Musa sempat ragu akan ketidakmampuan dirinya. Kemudian ia beriman dan percaya bahwa Tuhan pasti menyertai setiap langkahnya, Musa memutuskan untuk melakukan panggilan Tuhan. Melalui keputusan iman Musa lah bangsa Israel terus berkembang sampai akhirnya terlahir Juru Selamat dunia Yesus Kristus bagi kita semua.

Musa lebih memilih kesengsaraan bersama umat Tuhan dibandingkan kenikmatan ataupun kekayaan sebagai anggota kerajaan Firaun.  Kita orang Kristen juga seringkali dihadapkan kepada pilihan-pilihan kehidupan yaitu jalan yang seringkali sulit tetapi menuju kemuliaan dan  kenikmatan (dosa) yang menuju kebinasaan. Marilah kita hidup beriman seperti Musa, hidup dalam panggilan sebagai orang Kristen sejati.