Ringkasan Khotbah

Untuk segala sesuatu ada waktunya, untuk segala sesuatu ada masanya…”.

Selama 3 minggu kami melayani di Indonesia dan Sidney.
Saat itu kami merenungkan satu hal yaitu: waktu Tuhan. Waktu Tuhan khusus untuk
Indonesia. Di dalam alkitab, waktu mengandung 2 arti yang sangat dalam:

Yang pertama, waktu kronos yaitu waktu
yang mengalir/jam-jam yang mengalir, maka disebut waktu yang lama atau waktu
yang pendek. Seperti kejadian orang kerasukan setan di Gerasa, disebutkan ”dia
sudah lama tidak berpakaian dan tinggal di kuburan…”. itulah yang disebut
kronos (jam-jam yang mengalir).

Arti yang kedua disebut kairos: artinya
waktu/kesempatan. Konsepnya bukanlah berapa lamanya atau panjangnya waktu.
Melainkan artinya atau isinya. Di waktu itu apa yang terjadi. Ada kejadian/hal
khusus. Di dalam alkitab dipakai untuk hal-hal penting/istimewa. Yang pertama
adalah waktu kematian Tuhan Yesus. Di Roma 5:6 ada tertulis ”Waktu kita masih
lemah, Kristus telah mati untuk kita orang-orang durhaka, pada waktu yang
ditentukan oleh Allah…”. Dikatakan “waktu kita masih lemah…”.  Jadi
kairos-nya adalah waktu kita belum mengenal Kristus. Yesus datang pada waktu
yang ditentukan oleh Allah. Yesus mati di atas kayu salib. Kejadian itulah yang
disebut kairos. Di Galatia 4:4 ada tertulis “Setelah waktunya genap, Allah
mengutus Anak-Nya…”. Waktu Allah, janji Allah telah genap maka Yesus lahir.
Yesus sendiri pernah katakan, “Waktuku belum tiba.”. Beberapa tahun kemudian
Yesus ditangkap dan disalib. Kejadian penyaliban tersebut disebut kairos.
Kejadian saat Yesus berdoa di taman Getsemani, Yesus berkata, “Saatnya sudah
tiba. Lihat, Anak Manusia diserahkan ke tangan orang-orang berdosa.” (Markus
14:41) Kata ‘saatnya’ di sini berarti kairos, saat Anak Manusia disalib.
“Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang bahwa penyembah-penyembah
benar akan menyembah Bapa dalam Roh dan kebenaran…” (Yohanes 4:23) Sekarang
Yesus telah datang, sehingga kita bisa menyembah dan berdoa di mana saja dalam
Roh dan kebenaran.

Karena itu selama masih ada kesempatan bagi kita marilah
kita berbuat baik kepada semua orang. Selama masih ada kairos artinya waktunya
terus mengalir tapi ada waktu tertentu dan ada waktu khusus untuk berbuat baik.
Itulah yang disebut kairos. Bagi kita ada waktu yang mengalir, ada jam-jam yang
berlalu tetapi bukan itu yang penting, melainkan apakah kita melaksanakannya
atau tidak.

Dalam Wahyu 1:3 ada tertulis, “Sebab waktunya sudah
dekat…” Kata ’ada waktunya’  berarti waktu kesudahan. Bagi kita,
ada waktu kesudahan. Di alkitab ada disebut, walaupun kita sibuk di dunia ini
tapi selalu ada waktunya. Ada kesudahannya, ada penilaian akhir yaitu saat kita
menerima kemuliaan. Ini disebut kairos. Sering kita memikirkan kapan kerajaan
Allah datang tapi kita tidak tahu kapan kerajaan Allah datang. Bukan kapan
kerajaan Allah datang yang penting melainkan sekarang apa yang harus kita
lakukan untuk menyambut datangnya Kerajaan Allah, yaitu menjadi saksi Kristus.

(VH/07/09)