• Jemaat yang Disempurnakan Kristus (Kolose 3:14)

    Jemaat yang Disempurnakan Kristus (Kolose 3:14)

    [キリストによって完成される] ~ Tema GIII se-Jepang Tahun 2020

Informasi Ibadah Minggu

GIII TOKYO

Ibadah Umum

Waktu     :  Minggu, 10:15-12:30 JST
Tempat     :  Tokyo Korean YMCA Hotel Lt. B2 atau 9
2-5-5 Sarugaku-cho, Chiyoda-ku Tokyo, 101-0064

Ibadah Sekolah Minggu

Waktu     :  Minggu, 10:30-12:00 JST
Tempat     :  Gedung Gereja

 

Pos PI Tokyo Barat

Waktu     :  Minggu, 16:00 JST
Tempat     :  Akishima Nihon Kiristo Kyokai
1232 Nakagami-cho, Akishima-shi, Tokyo

 

PA Kelompok/Group

Kelompok Pendalaman Alkitab (PA) di GIII Tokyo dibuat berdasarkan letak geografis, golongan usia, jenis kelamin dan profesi.

Waktu     :  PA diadakan pada minggu ke-4 setiap bulan
Tempat     :  Gedung Gereja

Milis GIII

Ketikan alamat email Anda untuk bergabung dengan milis GIII (giii@yahoogroups.com) atau kirimkan email kosong ke giii-subscribe@yahoogroups.com.


Berita & Informasi

  • Rangkaian Acara Natal 2019 & Tahun Baru 2020

    Rangkaian acara Natal dan Tahun Baru GIII Tokyo yang telah dipersiapkan pada bulan Des 2019 – Jan 2020 antara lain: Ibadah dan Perayaan Natal Umum Hari dan Tanggal:Minggu, 22 Desember 2019Waktu:10:30 ~ 13:00Tempat: Balai Indonesia (Sekolah Republik Indonesia Tokyo – SRIT)Tokyo-to, Meguro-ku, Meguro 4-6-6〒153-0063 東京都目黒区目黒 4丁目6-6Tema:Setia Berjalan Dalam Misi Allah (2 Timotius 4:2)Pembicara:Pdt. Muchiki Yoshiyuki Ibadah Natal 25 Desember Hari dan Tanggal:Rabu, 25 Desember 2019Waktu:19:00-21:00Tempat:Tokyo Korean YMCA Hotel Lt. 92-5-5 Sarugaku-cho, Chiyoda-ku, Tokyo 101-0064Pengkhotbah:Pdt. Yasuo Atsumi Ibadah Tahun Baru 2020 Hari dan Tanggal:Rabu, 1 Januari 2020Waktu:10:15-12:30Tempat:Tokyo Korean YMCA Hotel Lt. 92-5-5 Sarugaku-cho, Chiyoda-ku, Tokyo 101-0064Pengkhotbah:Pdt. Henry Mimbar Hasiholan Sitompul Marilah kita mengajak keluarga dan teman-teman untuk ikut hadir di Ibadah Natal dan Tahun Baru ini. Cara Akses ke Balai Indonesia (Sekolah Republik Indonesia Tokyo – SRIT) Stasiun kereta terdekat adalah Stasiun Meguro (JR Yamanote Line, Tokyo Metro Namboku Line, Toei Mita Line, Tokyu Meguro Line). Dari Stasiun Meguro Anda dapat menggunakan bus. Naiklah bus dengan nomor-nomor yang tertera di bawah ini dari perhentian bus West Exit Stasiun JR Meguro. Turunlah di perhentian bus Motokeibajomae (元競馬場前). 黒01 jurusan O-okayama Shogakkoumae (大岡山小学校前行き)東98 jurusan Todoroki Sosyajo (等々力操車所行き)黒02 jurusan Futako Tamagawa Eki (二子玉川駅行き)黒02 jurusan Sangenjaya Eki (三軒茶屋駅行き) Setelah turun di perhentian bus Motokeibajomae, seberangilah jalan besar (Meguro Dori) pada zebra cross terdekat kemudian belok ke kanan. Pada belokan ketiga beloklah ke kiri dan berjalan lurus sampai ke ujung gang kemudian beloklah ke kiri. Anda akan dapat melihat gerbang Balai Indonesia (SRIT) di ujung gang tersebut. Lihat peta yang lebih besar Anda dapat juga berjalan kaki dari Stasiun Meguro ke Balai Indonesia (SRIT). Perjalanan kaki membutuhkan waktu sekitar 17 menit (lihat peta di bawah). Lihat peta yang lebih besar Poster Kegiatan (versi Bahasa Indonesia) Poster Kegiatan (versi Bahasa Jepang)

Ringkasan Khotbah Terbaru

  • Perhatikanlah Keadaanmu!

    Kita memiliki jam alarm. Tetapi kadang kita tidak bisa mendengarkannya, atau kita mengabaikannya.  Dia memiliki peran yang sangat penting dalam hidup kita. Ketika kita mengatur alarm itu sesuai dengan waktu yang kita inginkan, alarm itu berteriak supaya kita mengambil tindakan secepatnya. Tugas alarm adalah menarik perhatian kita. Tuhan memberikan Firman, pengajaran kepada kita sebagai alarm, supaya kita bisa memperhatikan.

    Kerajaan Israel ditaklukkan oleh Kerajaan Babel. Kerajaan Babel kemudian direbut kerajaan Persia. Di zaman pemerintahan Koresi, raja Koresi dipakai Tuhan sehingga orang Israel bisa kembali ke tanah perjanjian. Tetapi hidup mereka egois. Rohani mereka tidak menggambarkan umat Allah yang Maha Tinggi. Hagai berteriak-teriak menyampaikan Firman Tuhan, sudah 15 tahun kita kembali, tapi bait suci tidak kita bangun.  Bangsa ini berkata, belum waktunya untuk membangun rumah Tuhan, dengan alasan mereka tidak punya waktu. Mereka merasa cukup tanpa bait Allah. Mereka merasa tidak membutuhkan kehadiran Tuhan di tengah-tengah mereka yang direpresentasikan dengan bait Allah. Tapi yang paling penting adalah dalam hidup mereka tidak mengakui Allah ada, tidak memberikan penyembahan yang sejati kepada Allah. Maka diperlukan alarm untuk menjadi reminder bagi mereka supaya menyadari dosa apa yang diabaikan selama ini. Celakanya, masalah yang dialami orang Israel bukan baru bagi kita. Ini terus menjadi endemik hingga saat ini.

    Apa saja yang perlu kita perhatikan saat Hagai berkata perhatikan:

    Jangan puas hanya mengakui Tuhan dalam hidup kita. Beda arti Tuhan secara umum dan spesifik. Secara umum: Tuhan itu ada. Tetapi secara spesifik: Tuhan ada di setiap hidup kita.Yang kedua, secara umum Tuhan itu baik, Maha Agung, Maha Kasih. Tetapi secara spesifik, Tuhan itu baik dalam kehidupanku, sekalipun keadaanku tidak baik, meskipun target tahun lalu tidak tercapai. Kenallah Tuhan secara spesifik.
    Hidup kita menggambarkan kerohanian yang ada pada kita. Di dalam kendaraan itu ada lampu dashboard. Lampu itu jika menyala, menjelaskan pada supir apa yang menjadi akar masalah. Misalnya lampu indikator bensin habis. Yang masalah bukan lampunya, tetapi ada masalah dalam kendaraan itu. Apakah dengan mematikan lampu indikator itu masalahnya selesai? Tidak. Yang kita perlu lalukan, cari masalahnya, selesaikan, maka lampu indikator akan mati sendiri. Tidak jarang banyak orang datang ke gereja tahu lampu indikator-nya tetapi mematikan lampunya. Mematikan lampu membuat orang makin jatuh dalam masalah.

Pencarian Artikel

Perlu Dukungan Doa?

Apakah Anda memiliki pergumulan dan membutuhkan dukungan doa? Kirimkan kepada kami pokok doa Anda dan kami akan turut berdoa untuk Anda.

Pokok doa dapat dikirimkan melalui formulir yang tersedia di halaman Kontak Kami.