Informasi Ibadah Minggu

GIII TOKYO

Ibadah Umum

Waktu     :  Minggu, 10:15-12:30 JST
Tempat     :  Tokyo Korean YMCA Hotel Lt. B2 atau 9
2-5-5 Sarugaku-cho, Chiyoda-ku Tokyo, 101-0064

Mohon dapat diperhatikan khusus untuk Ibadah pada hari Minggu, 19 November 2017 diadakan di tempat berbeda dengan informasi sebagai berikut:

Waktu     :  Minggu, 10:15-12:30 JST
Tempat     : 

Balai Indonesia (Sekolah Republik Indonesia Tokyo - SRIT) Lt. 2
Tokyo-to Meguro-ku Meguro 4-6-6 〒153-0063
東京都目黒区目黒 4丁目6-6

Ibadah Sekolah Minggu

Waktu     :  Minggu, 10:30-12:00 JST
Tempat     :  Gedung Gereja

 

Pos PI Tokyo Barat

Waktu     :  Minggu, 16:00 JST
Tempat     :  Akishima Nihon Kiristo Kyokai
1232 Nakagami-cho, Akishima-shi, Tokyo

 

PA Kelompok/Group

Kelompok Pendalaman Alkitab (PA) di GIII Tokyo dibuat berdasarkan letak geografis, golongan usia, jenis kelamin dan profesi.

Waktu     :  PA diadakan pada minggu ke-4 setiap bulan
Tempat     :  Gedung Gereja

Milis GIII

Ketikan alamat email Anda untuk bergabung dengan milis GIII (giii@yahoogroups.com) atau kirimkan email kosong ke giii-subscribe@yahoogroups.com.


Berita & Informasi

  • Rangkaian Acara Natal 2017 & Tahun Baru 2018

    Rangkaian acara Natal dan Tahun Baru GIII Tokyo yang telah dipersiapkan pada bulan Des 2017 – Jan 2018 antara lain: Ibadah dan Perayaan Natal Umum Hari dan Tanggal : Minggu, 24 Desember 2017 Waktu : Kebaktian & Perayaan: 15:00 – 18:00 Tempat : Tokyo Korean YMCA Hotel Lt. B2 2-5-5 Sarugaku-cho, Chiyoda-ku, Tokyo 101-0064 Tema […]

  • Tempat Ibadah Minggu, 19 November 2017

    Sehubungan tempat Ibadah di Tokyo Korean YMCA lt. B2 dan lt. 9 tidak dapat dipergunakan untuk pelaksanaan ibadah seperti biasa, maka kebaktian Minggu, 19 November 2017 (berbahasa Indonesia) akan diadakan di Balai Indonesia (Sekolah Republik Indonesia Tokyo – SRIT) lt. 2 Hall Utama, mohon Jemaat dapat memperhatikannya. Untuk cara akses silahkan dapat melihat petunjuk di […]

  • Indonesia Night II – 13 Oktober 2017

    GIII Tokyo kembali mengadakan “Malam Indonesia” yang kedua di tahun 2017 ini sebagai acara khusus penginjilan dari Friday Night yang diadakan oleh Ochanomizu Christian Center (OCC),  dengan jadwal pelaksanaan sebagai berikut: Waktu : Jumat, 13 Oktober 2017, 19:00- 20:30 JST Tempat : Ochanomizu Christian Center lt. 8, Kapel Kami menantikan kehadiran Anda di “Malam Indonesia” […]

  • Seminar Keluarga 2017

    GIII Tokyo akan mengadakan seminar keluarga pada: Hari, Tanggal :  Minggu, 23 Juli 2017 Waktu :  13:30 – 15:00 Tempat :  Tokyo Korean YMCA Hotel Space Y Hall Lt. B2 (*Gedung Gereja GIII Tokyo) Topik :  Sistem Keluarga yang Sehat & Berfungsi  Sub tema: Mewariskan Nilai & Tradisi Luhur Keluarga Pembicara :  Pdt. Dr. Julianto Simanjuntak […]

  • Indonesia Night – 30 Juni 2017

    Melalui acara khusus penginjilan dari Friday Night yang diadakan oleh Ochanomizu Christian Center (OCC), maka GIII Tokyo turut serta mengadakan “Malam Indonesia” pertama di tahun 2017 ini dengan jadwal pelaksanaan sebagai berikut: Waktu : Jumat, 30 Juni 2017, 19:00- 20:30 JST Tempat : Ochanomizu Christian Center lt. 8, Kapel Kami menantikan kehadiran Anda di “Malam Indonesia” […]

Pencarian Artikel

Ringkasan Khotbah Terbaru

  • Kristus yang Kita Kenal

    Orang-orang Yahudi saling berdiskusi bahwa mereka mengenal siapa itu Yesus, tapi apakah mereka mengerti siapa Yesus? Yesus sebenarnya keberatan. Lihat ayat 27. Kata tahu di sana berbeda dengan kata tahu dan kenal di ayat 28. Kata tahu di ayat 27 memakai kata Ginosko, artinya sangat dekat, sangat kenal, sama dengan kata bersuami di Luk 1:34. Jadi sama seperti saling mengenal antara suami istri, ada relasi yang dekat. Yesus akhirnya berseru di ayat 28. Yesus marah. Kata kenal di ayat 28 menggunakan kata Eido, yang artinya tahu, sekedar mengetahui tanpa ada relasi yang dalam. Jadi Yesus menurunkan level kata.
    Konteks kejadian ini adalah Yesus tiba di Yerusalem karena perayaan Pondok Daun. Di ayat 15 orang-orang bertanya-tanya bagaimana orang ini tahu sedemikian tanpa belajar! Menurut seorang penulis, ada 2 tempat kekuatan ilmu pengetahuan yang sangat disanjung pada saat itu. Yaitu Yerusalem dan Athena. Kalau berasal dari Yerusalem, orang akan menilai dia orang saleh. Kalau berasal dari Athena, orang akan menilai dia orang yang berpengetahuan. Tetapi Yesus berasal dari Galilea. Apa yang terkenal dari Galilea? Tempat pemancingan ikan. Mereka sulit menerima Yesus. Tetapi Yesus dapat mengajar di Bait Allah sehingga orang-orang bingung. Seorang reformator gereja berkata: “Di sini semakin tampak betapa hebatnya kebutaan manusia ketika mereka menilai tentang Tuhan. Penilaian dan pengakuan mereka ini menjadi penghalang mereka unuk mengetahui kebenaran.” Di sinilah kita belajar bahwa ada kebutaan di dunia yang membuat orang tidak mengenal Juru Selamatnya. Yesus menegur kekerasan hati orang-orang Yahudi pada saat itu. Di Mikha 5:1 sudah ada nubuatan tentang Juruselamat, mereka tahu itu, tapi mereka tidak mau menerimanya. Mari kita refleksi diri kita. Jika Tuhan Yesus datang pada masa kini, mungkinkah kita menerima Yesus, atau malah menolak seperti orang-orang Farisi. Tuhan sering menggerakkan orang-orang sederhana untuk menyatakan pekerjaan Allah. Berita sorgawi tidak tergantung pada pengetahuan manusia.

Perlu Dukungan Doa?

Apakah Anda memiliki pergumulan dan membutuhkan dukungan doa? Kirimkan kepada kami pokok doa Anda dan kami akan turut berdoa untuk Anda.

Pokok doa dapat dikirimkan melalui formulir yang tersedia di halaman Kontak Kami.