Informasi Ibadah Minggu

GIII TOKYO

Ibadah Minggu (dilaksanakan secara Langsung dan Online Streaming via Youtube)

Waktu     :  Minggu,10:15 JST - Selesai
Tempat     :  YMCA Suidobashi lt. B2/lt. 9
Streaming     :  Online Streaming di YouTube

Ibadah Sekolah Minggu

Waktu     :  Minggu, 10:30-12:00 JST
Tempat     :  Gedung Gereja

 

Pos PI Tokyo Barat

Waktu     :  Minggu, 16:00 JST
Tempat     :  Akishima Nihon Kiristo Kyokai
1232 Nakagami-cho, Akishima-shi, Tokyo

 

PA Kelompok/Group

Kelompok Pendalaman Alkitab (PA) di GIII Tokyo dibuat berdasarkan letak geografis, golongan usia, jenis kelamin dan profesi.

Waktu     :  PA diadakan pada minggu ke-4 setiap bulan
Tempat     :  Gedung Gereja

Milis GIII

Ketikan alamat email Anda untuk bergabung dengan milis GIII (giii@yahoogroups.com) atau kirimkan email kosong ke giii-subscribe@yahoogroups.com.


Berita & Informasi

  • Proposal Dana Pembelian Gedung Ibadah GIII Tokyo

    Segala puji bagi Allah, Tuhan kita yang Maha Kuasa, di dalam Anak-Nya Yesus Kristus, Juruselamat kita. Bersyukur Proposal Dana Pembelian Gedung Ibadah GIII Tokyo sudah dapat diselesaikan dan bisa dibagikan kepada Jemaat/Gereja Wilayah/Alumni GIII di seluruh dunia. Mazmur 26:8 “TUHAN, aku cinta pada rumah kediaman-Mu dan pada tempat kemuliaan-Mu bersemayam.” Dengan penuh kerendahan hati Panitia Pengadaan dan Pembangunan Ibadah GIII Tokyo membagikan pergumulan mengenai harapan untuk dapat membeli Gedung Ibadah Permanent GIII Tokyo kepada Bapak/Ibu/Saudara/i sekalian melalui proposal ini, dan mengharapkan kiranya Bapak/Ibu/Saudara/i dapat turut serta dalam usaha pembangunan dan pengadaan gedung gereja GIII Tokyo baik melalui doa maupun dukungan dana, terlebih kiranya di dalam semua hal itu kita semua memuliakan Allah senantiasa. Hamba Tuhan, Majelis dan Jemaat GIII Tokyo, menyadari hal ini tentu tidak mudah untuk dikerjakan, bahkan kelihatannya sangat mustahil tetapi kami terus percaya dan tak henti berdoa kepada Allah kiranya menolong dan memampukan GIII Tokyo dalam pengadaan Gedung Gereja ini. Mohon bantuan Bpk/Ibu/Sdr/i sekalian untuk bisa membantu dalam membagikan informasi proposal ini kepada keluarga, kerabat, teman, anggota Jemaat GIII lainnya yang memiliki kerinduan untuk dapat membantu mewujudkan harapan GIII Tokyo dalam memiliki Gedung Ibadah yang permanent. Kiranya Tuhan, Allah yang dari pada-Nya sumber segala berkat dan segala kelimpahan senantiasa memberkati Bapak/Ibu/Saudara/i sekalian baik dalam kehidupan maupun pelayanan. Informasi Calon Gedung Ibadah: TOSEI BUILDING ~ SHINJUKU, TOKYO Luas Keseluruhan:Tanah : 367.5 m2Bangunan : 592 m2 Lt. 1 : 3 Ruangan (Total Luas Ruangan: 204 m2)Lt. 2 : 1 Ruangan (Total Luas Ruangan: 214 m2)Lt. 3 : Tempat Tinggal Hamba Tuhan2 kamar (Total Luas Ruangan:131 m2) Info lebih lanjut silahkan dapat klik pada link Proposal Dana Pembelian Gedung Ibadah GIII Tokyo Tuhan Yesus memberkati,Panitia Pembangunan GIII Tokyo

Ringkasan Khotbah Terbaru

  • Mengingat Pengorbanan-Nya Bagiku

    Paulus dalam tulisannya menggambarkan siknifikansi dengan perjamuan kudus. Apakah saya harus kudus terlebih dahulu sebelum mengikuti perjamuan kudus, atau saya bisa ikut perjamuan kudus tanpa harus hidup kudus. Hari ini kita akan belajar tentang hal itu. Kita bukan hanya belajar tapi juga melakukan apa yang orang Kristen sudah lakukan sejak lama. Paulus mengajar untuk merenungkan dan mengingat akan pengorbanan Kristus.
    Apa yang sebenarnya kita pelajari dari sakramen perjamuan kudus, apakah kita memperbuatnya sebagai peringatan, apa maksud dari peringatan itu? Kita lihat ay. 24, istilah peringatan dalam terjemahannya artinya menghormati seseorang. Kenapa? Karena ada signifikansinya dengan Kristus (1 Kor 1:23). Lakukanlah ini yaitu memecahkan roti dan minum cawan anggur bersama-sama dengan Jemaat. Seolah Paulus sedang berkata bahwa roti yang adalah tubuh Kristus dan anggur=darah serta salib itu adalah untukmu. Setiap kali kamu melakukannya itu bukanlah sebuah rutinitas. Di dalam perjanjian lama perjamuan kudus dilakukan setiap hari. Maksud memecahkan roti adalah meneruskan apa yang telah dilakukan oleh Kristus, bukan sekedar makanan jasmani belaka. Relasi kita dengan Kristus terjadi karena kematian Kristus yang telah memberikan perjanjian dan hal itu yang membuat berkat Tuhan tercurah dalam kehidupan kita (1 Kor 10:16).
    Yang dimaksud Paulus bukan cawan atau keindahan rotinya. Contohnya roti hosti yang memiliki ayat Alkitab yang baik, janganlah ini menjadi sebuah hal yang khusus. Simbol roti yang dimaksud adalah tubuh Kristus yang menghasilkan berkat bagi kita. Perjanjian harus diikat dengan darah. Saat ada pencurahan maka itu bukan sebuah perjanjian belaka. Melalui cawan ini yang merupakan cawan berkat, artinya kita meminum melalui berkat Allah. Paulus sedang berbicara tentang apa yang telah dikerjakan Kristus itu telah disiapkan bagi kita, untuk mengalirkan apa yang telah Tuhan sediakan bagi kita, dan menjadi sarana untuk menyalurkan berkat dari apa yang telah disediakan. Lihat 1 Kor 10:21, ada 2 meja perjamuan yaitu dari roh jahat dan dari Tuhan. Mereka bisa memilih dari 2 perjamuan yang tersedia, Paulus tidak ingin jemaat makan/minum dari meja perjamuan si jahat. Kalau kita makan dalam meja roh jahat (kuasa kegelapan) maka apa yang menjadi bagian si jahat akan mejadi bagian kita. Melalui media perjamuan itu roh jahat membagikan apa yang dimiliki oleh roh jahat yaitu maut dan kematian. Sebaliknya jika kita makan dari meja perjamuan Tuhan, maka kita menerima berkat apa yang telah Tuhan janjikan yaitu kehidupan. Ini merupakan sebuah simbolis. Roti dan anggur ini merupakan sarana atas apa yang Tuhan sudah sediakan agar kita bisa menerima berkat kehidupan. 1 Kor 11:26, kita sedang memberitakan tentang kematian Tuhan. Memberitakan itu sama dengan berkhotbah, yang artinya kita sedang berkhotbah bagi diri sendiri dan roh-roh jahat. Mengambil perjamuan kudus berarti kita sedang melakukan pemberitaan=proclaim (menyatakan dan menyuarakan). Sampai kapan pesan itu diberikan? Yaitu sampai kepada kedatangan Kristus yang ke-2 kalinya. Hal ini dianggap perlu oleh Paulus karena kita adalah manusia yang perlu terus diingatkan, kita selalu lupa dengan apa yang telah dilakukan oleh Kristus. Bukan karena kita tidak percaya, tetapi kita lupa bahwa kita sudah ditebus, ketidakacuhan kita dengan apa yang Tuhan sudah perbuat, dan bagaimana kita merendahkan apa yang Tuhan sudah perbuat.

Pencarian Artikel

Perlu Dukungan Doa?

Apakah Anda memiliki pergumulan dan membutuhkan dukungan doa? Kirimkan kepada kami pokok doa Anda dan kami akan turut berdoa untuk Anda.

Pokok doa dapat dikirimkan melalui formulir yang tersedia di halaman Kontak Kami.